BANYUMAS – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025–2026, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr Ari Wibowo SIk MH mengajak masyarakat merayakan malam pergantian tahun dengan cara yang positif, sederhana, dan penuh kepedulian sosial. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk solidaritas atas bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
“Kita masih prihatin dengan saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah. Mari isi malam pergantian tahun dengan doa bersama dan kegiatan bermanfaat, bukan euforia berlebihan,” ujar Kapolresta.
Larangan Petasan dan Konvoi
Kapolresta menegaskan larangan menyalakan petasan, mercon, maupun kembang api, baik secara individu maupun kelompok. Polisi juga telah mengimbau titik-titik yang biasa menjadi lokasi penyalaan petasan agar tidak lagi melakukan aktivitas tersebut.
Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan arak-arakan atau konvoi kendaraan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan lalu lintas.
Kapolresta mengingatkan pengguna jalan agar tetap tertib berlalu lintas, terutama di tengah cuaca hujan. Polresta Banyumas menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan skema Plan A dan Plan B untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalan maupun lokasi wisata seperti Menara Pandang, GOR, dan Baturraden.
524 Personel Gabungan Dikerahkan
Dalam Operasi Lilin Candi 2025, Polresta Banyumas menurunkan 524 personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Mereka ditempatkan di titik-titik strategis untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Tradisi Tanam Pohon
Kapolresta juga memperkenalkan tradisi baru di Polda Jawa Tengah: setiap anggota yang naik pangkat pada 1 Januari 2026 diwajibkan menanam satu pohon sebagai wujud syukur dan kepedulian lingkungan. Penanaman dilakukan serentak di seluruh Jawa Tengah.
Ajak Semua Elemen Masyarakat
Kapolresta menegaskan bahwa menjaga kondusivitas bukan hanya tugas aparat. Tokoh masyarakat, pemuda, agama, hingga perangkat desa diajak aktif mengarahkan warga pada kegiatan positif.
“Mari kita berdoa untuk saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar segera pulih. Untuk Banyumas, semoga dijauhkan dari segala bahaya,” pungkasnya. (Angga Saputra)










