INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kapasitas Pengolahan Sampah RDF Cilacap Ditingkatkan Jadi 140 Ton per Hari

Sabtu, 30 Oktober 2021

Cilacap – Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah sepakat dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) untuk meningkatkan kapasitas Refused Derived Fuel (RDF) pada tahun kedua kerja sama. Sampah tersebut diubah menjadi material bahan bakar setara batu bara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap Sri Murniyati mengatakan bahwa pemerintah dan PT SBI berencana akan meningkatkan kapasitas pengolahan sampah menjadi RDF yang sebelumnya 120 ton per hari menjadi 140 ton per hari.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Tidak ada lagi sampah yang tidak ditangani. Sampah segar semua akan langsung diolah ke RDF. Karena kita bisa menambah kapasitas menjadi 140-150 ton per hari, kita juga akan mengambil sampah dari TPA Kepudang Kroya untuk mengatasi masalah persampahan di wilayah sana sehingga di Kroya pun sampahnya sudah diangkut kesini,” ucapnya, dalam keterangannya, Sabtu (30/10).

Tren positif terus ditunjukkan dalam kerja sama ini. Sejak beroperasinya, RDF tidak ada lagi timbunan sampah rumah tangga di TPA. Sampah segar langsung diolah menjadi bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Melihat kesuksesan pengolahan sampah menjadi RDF, Pemerintah Kabupaten Cilacap dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk melakukan penandatanganan adendum perjanjian kerjasama peningkatan pengelolaan sampah dan pengembangan sumber daya manusia di kabupaten cilacap tahun kedua.

Direktur Manufaktur PT SBI Tbk Lilik Unggul mengatakan perjanjian tahun kedua pada intinya adalah melanjutkan apa yang telah dilakukan pada tahun pertama. “PT SBI ditunjuk sebagai operator dan off taker atau pemanfaat. Jadi Kerjasama tetap sama, tapi disamping itu, kita juga menyiapkan nantinya untuk peralihan RDF untuk bisa dioperasikan oleh tim Pemda,” kata Lilik.

Selain itu, Lilik juga menyampaikan bahwa sebelumnya RDF Plant ini sempat diragukan oleh beberapa pihak. Namun pada akhirnya banyak pemerintah daerah lain yang tertarik untuk mengadopsi teknologi ini untuk pengolahan sampah.

“Alhamdulillah selama setahun ini pengoperasian RDF Plant berlangsung dengan lancar dan menjawab keraguan dari beberapa pihak. Karena ini adalah pilot pertama, tentunya banyak yang mempertanyakan. Tapi sekarang permintaan dari pemda lainnya gencar sekali. Mereka ingin mencontoh apa yang dilakukan di Cilacap,” jelasnya.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji berterima kasih atas kepedulian dan perhatian PT SBI terhadap pengelolaan dan pengolahan sampah di Cilacap. Bupati berharap, kerja sama ini dibarengi dengan peningkatan sumber daya manusia agar RDF semakin maju.

“Mudah-mudahan ini menigkatkan SDM menjadi lebih baik. Kita tidak bisa diam dan berpuas diri, harus terus (dilanjutkan). Jangan sampai pihak lain yang belajar dari sini lebih maju. Ini juga tantangan untuk DLH.” Tuturnya.

Tatto juga menegaskan agar Cilacap dapat menjadi Singapore of Java maka semua sampah harus tertangani. Sehingga Cilacap bisa menjadi kabupaten yang bersih dan sehat.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tempe Mendoan Banyumas Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Selanjutnya

Pengerjaan Jalur Satu Arah di Kebumen Mulai Dikebut

TERBARU

Pemerintah Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026

Pemerintah Perpanjang Batas Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026

Sabtu, 28 Maret 2026

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Jumat, 27 Maret 2026

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jumat, 27 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Pengerjaan Jalur Satu Arah di Kebumen Mulai Dikebut

Pemkab Banyumas Buka PTM PAUD Secara Bertahap

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com