KEBUMEN – Gelombang ombak pasang yang menerjang pesisir selatan Kebumen dalam minggu ini menyebabkan beberapa kapal nelayan rusak parah.
Kerusakan perahu jukung tersebut akibat dihantam ombak, tabrakan antar perahu yang diparkir hingga terbawa arus hingga terhantam batu gunung.
Akibat gelombang tinggi, para nelayan juga enggan melaut.
Seperti para nelayan di Pantai Pedalen, Desa Argopeni, Kecamatan Ayah.
Sudah satu minggu ini para nelayan di sana tidak melaut.
Kapal mereka juga sebagian rusak parah.
Kondisi ini menjadi perhatian Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Bersama Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Bupati menyempatkan diri mendatangi para nelayan di Pantai Pedalen.
Bupati melihat langsung banyaknya kapal yang terpakir di bibir pantai, tidak beroperasi.
Adapun kapal yang rusak, Bupati berjanji untuk membantu perbaikan.
“Jadi ada lima kapal yang rusak, dua masih bisa diperbaiki, dan tiga kapal tidak bisa diperbaiki karena kerusakannya cukup berat. Nanti akan diupayakan untuk dibantu melalui dinas perikanan dan kelautan,” ujar Bupati Arif di Pantai Pedalen, Jumat sore, 16 Juli 2021 sore.
Untuk kapal yang bisa diperbaiki diperkirakan menelan biaya Rp 3 juta untuk satu kapal.
Sedangkan untuk pembelian satu kapal baru sebesar Rp16 juta.
Bantu Permodalan
Pemkab kata Bupati, akan memberikan bantuan kepada nelayan, termasuk memberikan permodalan.
“Kita juga akan memberikan bantuan permodalan untuk mereka. Karena problem nelayan hari ini, hasil tangkapan mereka itu banyak dibeli dengan cara hutang dulu. Tidak langsung cash,” tutur Bupati.
“Jadi kadang mereka tidak punya simpanan uang. Nanti akan kita bantu permodalannya melalui kelompok nelayan,” tambahnya.
Salah satu perwakilan nelayan Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kebumen yang telah memberikan perhatian kepada nelayan, dalam perbaikan kapal ini.
Mereka membutuhkan bantuan agar bisa kembali melaut.
“Kami memang tidak bisa bekerja karena kapal rusak. Dalam situasi yang sulit ini, bantuan dari Pak Bupati menjadi sangat berharga bagi kami,” ucapnya.






