INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kampung Bahari Nusantara di Cilacap Terus Dikembangkan

Senin, 12 Juli 2021

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap terus melakukan upaya untuk meningkatkan pariwisata di Kabupaten Cilacap. Salah satunya, Kampung Bahari Nusantara yang ada di Kelurahan Kutawaru. Wisata ini merupakan program unggulan TNI Angkatan Laut Cilacap.

Danlanal Cilacap, Letkol Laut (PM), Sugeng Subagyo menjelaskan, Kutawaru sendiri memiliki kearifan lokal yang berkaitan dengan maritim, hal ini merupakan salah satu keunggulan wisata.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Selain itu, kegiatan penyulingan minyak kayu putih juga digadang-gadang bisa menjadi kegiatan perekonomian masyarakat Cilacap khususnya di Kutawaru.

“Tujuannya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita bersama pemerintah, stakeholder terkait akan terus bersinergi melakukan pembenahan-pembenahan,” kata dia.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, pemerintah kabupaten akan terus melalukan pengembangan wisata bahari di Cilacap.

Pasalnya, Cilacap sendiri memiliki laut yang indah dan potensi segara anakan serta hutan mangrove.

“Kita punya kapal Banawa Nusantara untuk menikmati wisata bahari di Cilacap. Kedepan akan menambah kapal wisata seperti Banawa Nusantara, sehingga kita bisa lebih memperkenalkan potensi wisata bahari ke masyarakat,” kata dia.

Kapal Banawa Nusantara ini, beroperasi dari pukul 07.00-19.00. Dengan harga Rp 35 ribu wisata pagi dan Rp 50 ribu wisata malam, wisatawan diajak keliling selama dua jam. Mulai dari dermaga Sleko Cilacap, areal 70, dan menuju Kutawaru.

Sementara itu, rencananya Kampung Bahari Nusantara ini akan dilaunching pada bulan September mendatang. Dengan harapan kasus Covid-19 di Kabupaten Cilacap bisa menurun sehingga kegiatan tersebut tidak menuai berkendala. (ray)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Peminat Dokter untuk RS Darurat Hotel Rosenda Belum Ada, Didominasi Nakes Non Dokter dan Apoteker

Selanjutnya

Masih Ada 25 Persen Pedagang atau PKL yang Beroperasi Melewati Batas Jam Malam

TERBARU

KAI Daop 5 Purwokerto Tawarkan Diskon 20% Lewat Promo Silaturahmi

KAI Daop 5 Purwokerto Tawarkan Diskon 20% Lewat Promo Silaturahmi

Rabu, 25 Maret 2026

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Selasa, 24 Maret 2026

Korban Terseret Ombak Kebumen Masih Hilang, Pola Pencarian Diubah

Korban Terseret Ombak Kebumen Masih Hilang, Pola Pencarian Diubah

Selasa, 24 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Masih Ada 25 Persen Pedagang atau PKL yang Beroperasi Melewati Batas Jam Malam

Meski Pandemi, Hewan Kurban Tetap Laku di Banyumas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com