KEDUNGBANTENG – Kabod FC Ranting NU Kebocoran sukses mengukir sejarah dengan menjuarai turnamen Karangtaruna Ramadhan Football Cup 2026. Pada laga final yang berlangsung di Lapangan Slamet, Desa Karangsalam Kidul, Jumat (14/3/2026), mereka mengalahkan Kumboce FC melalui adu penalti dengan skor 3-2 setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di waktu normal.
Turnamen yang berlangsung sejak 7 Maret 2026 ini menjadi ajang pembuktian bagi tim asuhan Ranting NU Kebocoran. Bukan sekadar gelar juara, kemenangan ini sekaligus memutus dahaga prestasi yang telah lama dinanti para pendukung setia Kabod FC.
Ribuan Warga Padati Lapangan Sambut Tradisi Ngabuburit
Sepanjang turnamen berlangsung, Lapangan Slamet menjelma menjadi pusat keramaian warga Kecamatan Kedungbanteng. Setiap sore sekitar pukul 16.00 WIB, ribuan pasang mata dari berbagai desa sekitar memadati pinggir lapangan untuk menyaksikan pertandingan.
Fenomena ini telah menjadi tradisi ngabuburit yang dinanti-nanti. Di tengah terik matahari sore, warga setia menyaksikan aksi-aksi heroik para pemain sambil menunggu waktu berbuka puasa. Riuh teriakan suporter, bunyi terompet, dan tepuk tangan gemuruh mewarnai setiap pertandingan, menciptakan atmosfer kompetisi yang tetap sarat nuansa kekeluargaan.
Puasa Tidak Halangi Semangat Juang Pemain
Meski berpuasa, para pemain Kabod FC menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. Stamina dan fokus yang terjaga menjadi bukti bahwa ibadah puasa tidak menjadi penghalang untuk berprestasi.
Mental baja inilah yang akhirnya menentukan kemenangan di babak adu penalti. Kiper Kabod FC tampil gemilang dengan menepis dua tendangan lawan, sementara tiga eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor 3-2 menjadi saksi bisu keberhasilan mereka menjaga ketenangan di momen krusial.
Ajang Pembinaan Remaja dan Bentengi Pengaruh Negatif
Di balik kemeriahan turnamen, terdapat misi besar pembinaan generasi muda. Supriyadi, salah satu sponsor utama, menegaskan bahwa turnamen ini dirancang sebagai wadah positif bagi remaja.
“Kami ingin mewadahi bakat sepak bola sejak dini sekaligus meminimalisir budaya main game online yang kerap membuat remaja lupa waktu dan kurang bersosialisasi,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, M. Aziz Ridho selaku Ketua Ranting NU Kebocoran sekaligus pembina Kabod FC mengungkapkan rasa syukur atas prestasi timnya.
“Ini bukti nyata bahwa kader NU tangguh, mampu berkompetisi sehat, dan punya mental pemenang. Kami ingin mendorong remaja NU berprestasi di berbagai bidang, tidak hanya olahraga,” ungkapnya dengan penuh haru.
Apresiasi dari Pengurus MWC NU Kedungbanteng
Prestasi Kabod FC mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Turhamun, pengurus Lakpesdam MWC NU Kedungbanteng. Ia berharap kemenangan ini menjadi pemantik semangat bagi remaja NU lainnya.
“Saya sangat bangga dengan pencapaian remaja Kebocoran. Semoga ini jadi motivasi untuk lebih aktif berkegiatan positif, tidak hanya di sepak bola tapi juga di berbagai bidang lainnya,” tuturnya.
Kemenangan dramatis 3-2 melalui adu penalti ini sekaligus menutup rangkaian Karangtaruna Ramadhan Football Cup 2026 dengan sempurna. Kabod FC Ranting NU Kebocoran membuktikan bahwa dengan kebersamaan, kerja keras, dan keteguhan menjalankan ibadah, piala kemenangan dapat diraih. (Angga Saputra)









