KEBUMEN – Masyarakat di Kecamatan Karangsambung maupun Kecamatan Karanggayam, Kebumen boleh bernafas lega.
Pembangunan jembatan penghubung dua Kecamatan itu, tepatnya di Desa Kaligending Kecamatan Karangsambung dan Desa Karangrejo Kecamatan Karanggayam sudah memasuki tahap finishing.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menargetkan pada akhir tahun ini, jembatan yang diberi nama Merah Putih ini bisa resmi beroperasi.
“Kita lihat pembangunan tahap finishing, kira-kira sudah 90 persen. Insya Allah jembatan Merah Putih ini akhir tahun sudah bisa kita resmikan,” ujarnya, Rabu (22/9/2021)
Jembatan ini, kata Bupati, dibutuhkan warga untuk mempercepat mobilitas karena menghubungkan antar kecamatan sampai ke pusat kota Kebumen.
Karena itu, proses pembangunannya harus bisa dipercepat.
Warga di sekitar Karanggayam yang mau menuju Karangsambung atau pusat Kota Kebumen tidak lagi harus memutar ke utara lewat jembatan Mangir.
Kepala Desa Karangrejo, Achmad Bahrun mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kebumen yang menggenjot pembangunan jembatan Merah Putih sampai kini masuk ke tahap akhir.
Jembatan ini, kata Bahrun, telah membuka desa-desa yang terisolasi dari pusat kota.
“Sekarang warga Karangrejo dan sekitarnya bisa lebih mudah ke Karangsambung dan Kebumen, “katanya.
Selain jembatan Merah Putih, Pemkab juga tengah mengebut pembangunan jembatan di Desa Kalibening, Kecamatan Karanggayam, tepatnya di jembatan penghubung Kali Bleber yang masuk wilayah jalan lintas utara Kabupaten Kebumen.
Sama dengan Merah Putih, jembatan Kaligending juga ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
Bupati mengatakan, secara keseluruhan di Kebumen tahun ini ada 7 jembatan yang tengah dibangun.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Jamu Segar, jalan mulus ekonomi bergerak.
(*)