PURBALINGGA – Rustamto warga Desa Meri Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga, menghembuskan nafas terakhirnya setelah jatuh dari pohon kelapa yang berada tidak jauh dari rumahnya, kemarin.
Pria berumur 35 tahun yang bekerja sebagai Penderes (penyadap nira) itu, jatuh dari pohon kelapa di kebunnya sendiri saat akan mengambil nira.
“Peristiwa korban jatuh dari pohon kelapa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian baru dilaporkan ke Polsek Kutasari pada siang hari yang kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian dan rumah korban,” kata Kapolsek Kutasari Iptu Tedy Subiyarsono dalam keterangannya, Senin (5/7/2021)
Menurut Tedy kejadian pertama kali diketahui oleh Mukhyanto warga desa setempat. Saat itu, yanto yang juga berprofesi sebagai penderes mendengar suara benda jatuh.
Mendengar suara tersebut kemudian Yanto mendatangi tempat kejadian. Memastikan rekannya tidak sadarkan diri pihaknya kemudian meminta tolong warga sekitar.
“Saat itu, saksi mendapati korban sudah tertelungkup di bawah pohon kelapa. Kemudian saksi meminta tolong hingga warga berdatangan kemudian membawa korban ke RSUD Purbalingga” ungkapnya
Tedy menuturkan, Rustamto Sempat dilakukan pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit, namun sekitar pukul 13.00 WIB dia meninggal dunia.
“Hasil pemeriksaan korban mengalami luka patah tulang tangan kiri dan luka lebam pada muka dan dada kiri,” jelasnya
Polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban, diperkirakan korban meninggal akibat luka berat yang diderita karena terjatuh dari pohon kelapa setinggi 20 meter.







