FOKUS UTAMA – Polresta Banyumas menyelidiki insiden ledakan oven pengering di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Peristiwa pada Kamis (5/2/2026) pukul 10.40 WIB itu melukai 22 relawan dan memicu kepanikan warga hingga radius satu kilometer.
Tim Inafis bersama Polsek Pekuncen telah mengamankan lokasi dan memeriksa saksi. Fokus penyelidikan mengarah pada oven berbahan stainless yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan awal menyebutkan terjadi panas berlebihan sebelum ledakan.
Kapolsek Pekuncen AKP Slamet Husein mengatakan, “Kami cek dan amankan TKP. Dugaan sementara, ledakan berasal dari oven pengering yang terlalu panas. Penyebab pastinya masih kami dalami.”
Data kepolisian mencatat 22 korban luka akibat pecahan kaca dan benturan benda. Sebanyak 20 orang sudah diperbolehkan pulang, sementara dua lainnya masih dirawat, satu mengalami luka bakar, satu cedera kaki akibat tertimpa peralatan. Tidak ada korban jiwa.
Kepala SPPG Desa Krajan, Elvin Subekti, menuturkan aktivitas relawan dimulai sejak pukul 09.00 WIB, dan ledakan terjadi saat proses pengeringan berlangsung. Hal ini menyoroti aspek keselamatan kerja serta kelayakan alat.
Polisi kini menelisik standar operasional, kondisi teknis mesin, dan pengawasan keselamatan di dapur SPPG. Hasil uji forensik akan menentukan ada tidaknya unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur, sekaligus menjadi dasar rekomendasi pencegahan agar insiden serupa tak terulang.
Diberitakan sebelumnya, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas mengalami insiden kecelakaan kerja, Kamis (05/02/2026). Sebuah mesin pengering ompreng meledak saat digunakan
Insiden tersebut mengakibatkan belasan relawan mengalami luka.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.40 WIB ketika pekerja melaksanakan aktivitas di dalam dapur, termasuk pencucian ompreng MBG. Saat proses pengeringan, tiba-tiba terjadi ledakan yang bersumber dari mesin pengering ompreng berbahan stainless.(Angga Saputra)










