PURWOKERTO – Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili mendorong lonjakan signifikan jumlah pengguna jasa kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan volume penumpang baik untuk keberangkatan maupun kedatangan sejak akhir pekan lalu.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengungkapkan bahwa puncak arus keberangkatan terjadi pada hari pertama libur, Sabtu (14/2). Pada hari tersebut, tercatat 15.203 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 5.
“Jumlah ini mengalami peningkatan hingga 52 persen dibandingkan hari biasa yang rata-rata hanya melayani sekitar 10.000 penumpang per hari,” jelas As’ad dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
Arus Kedatangan Jebol Rekor, Naik 70 Persen
Tidak hanya arus keberangkatan, arus balik atau kedatangan penumpang juga mengalami tren peningkatan yang lebih tinggi. Data per Sabtu (14/2) menunjukkan sebanyak 18.922 penumpang tiba di stasiun-stasiun Daop 5. Angka tersebut melonjak hingga 70 persen jika dibandingkan dengan rata-rata harian normal yang berkisar di angka 11.000 penumpang.
Hingga Minggu siang, volume kedatangan tercatat mencapai 18.552 penumpang. Pihak KAI menyebut angka ini masih berpotensi bertambah seiring dengan masih berlangsungnya perjalanan kereta api pada hari ini.
Stasiun Purwokerto Masih Jadi Primadona
Selama periode libur Imlek ini, Stasiun Purwokerto menjadi titik dengan mobilitas tertinggi. Rata-rata sekitar 6.000 penumpang berangkat dan 8.000 penumpang datang setiap harinya di stasiun kelas besar tersebut.
Stasiun lainnya yang juga mencatat peningkatan aktivitas signifikan adalah Stasiun Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Cilacap, dan Gombong.
KAI memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari sarana prasarana hingga pelayanan di stasiun, telah disiapkan secara maksimal untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan pelanggan.
Menjelang periode arus balik, KAI mengimbau para pengguna jasa untuk datang lebih awal ke stasiun.
“Kami mengimbau pelanggan untuk hadir minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan agar proses boarding berjalan lancar. Perhatikan juga barang bawaan dan hindari membawa barang berlebihan demi kenyamanan bersama,” tutup As’ad. (Angga Saputra)







