INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Hujan Deras Diprediksi Bakal Guyur Sebagian Besar Wilayah Hingga Kamis Depan

Jumat, 12 April 2024

NASIONAL– Mayoritas provinsi di Indonesia diprakirakan bakal diguyur hujan lebat hingga minggu depan akibat aktifnya sejumlah fenomena atmosfer pemicu awan hujan.

Hal itu terungkap dalam Prospek Cuaca Seminggu ke Depan Periode 12–18 April dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terdapat di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah,” menurut keterangan tersebut.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.”

BMKG mengungkap beberapa faktor yang berpengaruh signifikan pada peningkatan curah hujan pada periode tersebut.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Pertama, fenomena atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 4 (Benua Maritim Indonesia).

Kedua, aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial yang diprakirakan aktif di sebagian wilayah Sumatra bagian utara-tengah, Kalimantan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, dan Papua dalam sepekan ke depan.

Ketiga, gelombang atmosfer Kelvin yang diprakirakan aktif di wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Papua bagian selatan seminggu ke depan.

Keempat, sirkulasi siklonik yang terpantau di sekitar Kepulauan Riau dan di Laut Arafuru selatan Papua. Fenomena ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Laut Natuna, Laut Cina Selatan, Laut Arafuru, dan Laut Timor.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Pesisir Sumatra Barat, Jawa Timur hingga Jawa Tengah, Kalimantan bagian Selatan, Laut Maluku Hingga Maluku, Oapua Barat, Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Tenggara, PNG dan Papua Tengah hingga Papua Pegunungan.

Peringatan dini

BMKG pun mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah-wilayah yang terdampak berbagai fenomena atmosfer di atas.

“PERINGATAN DINI: Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem(putingbeliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya,” menurut keterangan itu.

“Seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu ke depan.”
Berikut rincian daerah terdampak cuaca ekstrem:

12-13 April

Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan;

Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

14-15 April

Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

16-18 April

Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara;

Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Ketua Dewan : Sekda Harus Mampu Menjalin Hubungan Baik dengan Seluruh Elemen, Visioner dan Trengginas

Selanjutnya

6 Fakta Mengerikan di Balik Gran Max Maut yang Tewaskan 12 Penumpangnya di Km 58

TERBARU

Angin Puting Beliung Mengamuk di Kotayasa Banyumas, Ratusan Rumah Rusak

Dipengaruhi El Nino, BPBD Banyumas: Musim Kemarau Tahun Ini Berbeda

Sabtu, 28 Maret 2026

Cita-Cita Leluhur Terwujud: Mantan Bupati Gelar Wayang Banyumasan

Cita-Cita Leluhur Terwujud: Mantan Bupati Gelar Wayang Banyumasan

Sabtu, 28 Maret 2026

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

6 Fakta Mengerikan di Balik Gran Max Maut yang Tewaskan 12 Penumpangnya di Km 58

Sopir GranMax Bolak-balik dalam 4 Hari Sebelum Kecelakaan Maut

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com