INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Heboh di Karangreja Purbalingga, Beras Bantuan Non Tunai Warnanya Kuning dan Bau Tak Sedap

Sabtu, 29 Januari 2022

Purbalingga – Persoalan terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Purbalingga kembali mencuat. Setelah sebelumnya muncul karena kuantitas, kini giliran soal kualitas. Persoalan itu terjadi di wilayah Kecamatan Karangreja, tepatnya di Desa Tlahab Kidul. Hal itu pun tampil di beranda sosial media, diantaranya facebook.

Serayunews.com mencoba melakukan konfirmasi terkait informasi tersebut. Ternyata fenomena itu mencuat berawal dari adanya warga atau Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang mengadukan ke Babinsa Koramil Karangreja. Ada dua KPM yang melaporkan kondisi beras BPNT dinilai tidak baik.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Laporan itu sekitar 3 Januari, kemudian diteruskan laporan ke Danramil. Setelah itu, laporan diteruskan ke forkompincam,” kata Sertu Slamet Witoyo, ditemui Jumat (28/01/2022) siang.

Atas dasar laporan dari dua KPM itu, Babinsa mengamankan satu karung beras, sebagai barang buktinya. Diketahui, kondisi beras tersebut warnanya kuning dan berbau tak sedap.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Adanya laporan itu, kami mengecek dan kami bawa satu kantong beras sempel dibawa ke koramil,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, salah satu pemilik e-warung di Desa Tlahab Kidul, Rusmono, mengakui adanya hal tersebut. Beras yang berwarna kuning itu merupakan jatah BPNT untuk pembagian bulan November-Desember, dan dua paket ekstra. Paket dibagikan pada tanggal 3 Januari.

“Komoditi sudah diganti, itu pembagian tanggal 3 Januari,” katanya.

Dia yang juga selaku kepala dusun (Kadus) setempat, menyampaikan ada 88 kantong beras dari 43 KMP di Desa Tlahab Kidul, khususnya di kadus 3 dan 4.

“Tapi itu sudah diganti langsung, dan itu memang kewajiban dari kami e-warung untuk mengganti. Kondisi beras itu berwarna kuning, tapi tidak sampai jamuren,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Petugas Damkar Banyumas Bantu Nenek-Nenek Lepas Cincin

Selanjutnya

Kualitas Buruk, Beras Sembako Jadi Perhatian Khusus Pemkab Banyumas

TERBARU

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati Sosial

Presiden Prabowo Akan Salat Idulfitri di Aceh, Wapres Gibran Pimpin Salat di Istiqlal

Sabtu, 21 Maret 2026

Presiden dan Wapres Akan Salat Id Berjamaah di Istiqlal

Presiden dan Wapres Akan Salat Id Berjamaah di Istiqlal

Jumat, 20 Maret 2026

Rektor UMP Ajak Jemaah Istiqamah Pasca-Ramadan, Manusia Jangan Merasa Paling Saleh

Rektor UMP Ajak Jemaah Istiqamah Pasca-Ramadan, Manusia Jangan Merasa Paling Saleh

Jumat, 20 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Kualitas Buruk, Beras Sembako Jadi Perhatian Khusus Pemkab Banyumas

Penyekatan di Perbatasan Cilacap, Pelaku Perjalanan Jalani Swab Antigen

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com