BANYUMAS – Harga ayam potong di pasaran sejak tiga hari terakhir mengalami penurunan signifikan hingga ke tingkat harga Rp 16 ribu- Rp 17 ribu per kilogram.
Pedagang ayam potong asal Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Taryono (42) mengatakan kemarin (16/7) harga ayam potong Rp 17 ribu.
Sementara hari sebelumnya bahkan mencapai Rp 16 ribu per kilogram.
“Di tingkat peternak bahkan bisa mencapai Rp 9 ribu sampai Rp 11 ribu perkilogram.
Jadi ada penumpukan ayam potong di kandang peternak karena tak terserap pasar,” jelasnya.
Tidak terserapnya ayam potong ini disebabkan karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Akhirnya permintaan ayam potong menurun dan belum lagi ada pengiriman ayam ke luar daerah.
“Kondisi sekarang banyak yang tak bisa mengirim ke Jakarta.
Tidak ada orang hajatan karena PPKM juga turut menjadi penyebab menurunnya permintaan ayam potong,” katanya.
Dijelaskan Taryono, harga ayam potong di bulan Dzulhijjah biasanya cukup tinggi dan stabil. Adanya warga yang hajatan dan kepentingan pasar lainnya membuat harga ayam potong ini biasanya mencapai harga Rp 23 ribu per kilogram.
Ibu rumah tanggal asal Karanglewas Kidul, Sulistiana mengaku berita turunnya harga ayam potong ini menjadi kabar gembira baginya.
Apalagi hal ini cukup membantu warga di tengah kondisi pandemi.
“Jadi ini bisa menjadi persediaan menambah imun tubuh di saat pandemi.
Apalagi daging ayam ini bisa untuk menambah protein hewani dan asupan gizi lainnya,” jelasnya.






