INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Gagasan Hilirisasi Jokowi, JK Beri Pesan Menohok : RI Kembali ke Zaman VOC!

Kamis, 8 Februari 2024

NASIONAL, indiebanyumas.com – Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla ikut mengkritik kebijakan hilirisasi yang digagas pemerintahan Presiden RI Joko Widodo. Ada tiga kritik JK yang dilayangkan kepada pemerintah, dimana disebutkan bahwa praktik hilirisasi yang berlangsung saat ini sangat berbahaya.

“Kalau hilirisasi, pertama ya hilirisasi harus memang, itu namanya sebenarnya industrialisasi juga ya, Tapi, dengan praktiknya sekarang, sangat berbahaya untuk negeri ini. Kalau sekarang, praktiknya ya, bisa mengembalikan negeri ini ke zaman VOC,” ujar Jusuf Kalla saat ditemui wartawan di kediamannya, mengutip Detikcom, Kamis (8/2/2024).

Berikut tiga kritikan JK terhadap hilirisasi yang sedang berjalan:

Pertama, hilirisasi saat ini lebih berpihak pada perusahaan atau negara asing. Sehingga, keuntungan dari proses hilirisasi ini malah lari ke luar negeri, bukan dirasakan masyarakat.

Bahkan, kata JK, Orang asing menggali kekayaan dengan buruh yang murah. “Semua keuntungannya lari keluar, tidak ke dalam negeri, tidak ke pemerintah. Itu memiskinkan rakyat,” tutur JK

Kedua, JK menyoroti cadangan nikel Indonesia diperkirakan akan habis dalam 15 tahun ke depan. Ia merasa saat ini pemerintah sudah sangat mengeksploitasi hasil bumi yang satu itu. “Lah iya dihabiskan, diambil kan sekarang, bagaimana masa depan? Bagaimana generasi Anda? Dan itu betul-betul, sistem itu sangat merugikan. Sangat!” tegas JK.

Ketiga, JK mengatakan hilirisasi hanya memperkaya negara lain dan memiskinkan rakyat sendiri. Bahkan, JK menambahkan, angka kemiskinan di daerah hilirisasi semakin bertambah dari tahun ke tahun, dan bukan berkurang. Misalkan saja seperti yang terjadi di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara

“Ternyata di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dari tahun ke tahun makin miskin rakyat. Lihat data statistik resmi. Bukan tambah kaya, tambah miskin. Negara hanya dapat sedikit. Semuanya lari ke China. Persis zaman VOC,” tutur JK

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Rakyat Senang Jika Ganjar-Mahfud Menang, Bisa Sekolahkan Anaknya Jadi Sarjana

Selanjutnya

Guru Besar UGM Marah Ketika Kritik Disebut Ditunggangi Kepentingan Politik : Saya Tersinggung

TERBARU

Modal Rp5 Juta, Andes Kini Raup Rezeki dari Ribuan Gurame

Modal Rp5 Juta, Andes Kini Raup Rezeki dari Ribuan Gurame

Sabtu, 11 April 2026

Menkeu Purbaya Temui GAIKINDO, Ini Strategi Percepat Mobil Listrik di RI

Menkeu Purbaya Temui GAIKINDO, Ini Strategi Percepat Mobil Listrik di RI

Sabtu, 11 April 2026

Lanal Cilacap Gandeng Pusteral Dorong Konsumsi Ikan dan Bangkitkan UMKM Pesisir

Lanal Cilacap Gandeng Pusteral Dorong Konsumsi Ikan dan Bangkitkan UMKM Pesisir

Sabtu, 11 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Guru Besar UGM Marah Ketika Kritik Disebut Ditunggangi Kepentingan Politik : Saya Tersinggung

Guru Besar Universitas Paramadina Sebut Bansos Sekarang Sudah Dijadikan Sebagai Alat Politik

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com