BANYUMAS – Ribuan guru PAUD dan TK meramaikan Banyumas Funwalk di kawasan Menara Teratai, Purwokerto. Selain penuh keceriaan, acara ini membawa kabar gembira: kesejahteraan guru PAUD dan TK akan diperjuangkan agar meningkat pada tahun 2026.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan, Pemkab bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto akan mendorong peningkatan status guru PAUD dan TK menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Sudah ada diskusi dengan Mas Adi Satria. Tahun depan diupayakan formasi PPPK untuk guru TK dan PAUD, minimal paruh waktu, sesuai anggaran,” ujar Sadewo.
Ia menambahkan, keberhasilan pengangkatan PPPK di tahun 2024–2025 menjadi bukti koordinasi baik antara Pemkab dan pemerintah pusat.
Dalam sambutannya, Adisatrya Suryo Sulisto mengapresiasi semangat para guru yang dinilainya menjadi teladan hidup sehat bagi anak-anak usia dini.
“Peran guru PAUD dan TK sangat penting dalam membangun karakter anak sejak dini. Bangsa Indonesia berterima kasih atas jasa para guru,” katanya.
Adi Satria juga menyebut kegiatan ini terlaksana berkat dukungan sejumlah BUMN, di antaranya Bank BTN, BSI, Pegadaian, IFG Insurance, dan Bank PLN.
Suara Guru PAUD
Ketua HIMPAUDI Banyumas, Ina Yukawati SPd, menyampaikan bahwa Funwalk menjadi bukti adanya perhatian pemerintah terhadap guru PAUD.
“Kami memberangkatkan 515 guru dari seluruh Banyumas. Wacana pengangkatan PPPK di 2026 sangat penting, karena tugas guru PAUD dan TK sama dengan guru pendidikan formal,” ujarnya.
Ina menambahkan, selama ini guru PAUD dan TK belum sepenuhnya dianggap setara dengan guru formal, baik dari segi pendapatan maupun persepsi masyarakat. (Angga Saputra)









