INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Empat Ruas Jalan ke Alun-alun Purbalingga Ditutup 24 Jam, Pengendara Kecele dan Putar Balik

Selasa, 6 Juli 2021

PURBALINGGA – Penutupan selama 24 jam empat ruas jalan ke arah alun-alun Purbalingga, membuat banyak pengendara motor dan mobil kecele. Mereka menilai penutupan jalan sejak Minggu (4/7) kemarin, kurang sosialisasi.

Rizki, salah satu pekerja pabrik mengaku sempat kecele saat melaju dari arah Jalan Ahmad Yani menuju ke Jalan Noto Sumarsono, lalu belok kanan ke Jalan Piere Tendean. Ternyata di ujung Piere Tendean atau selatan alun-alun ditutup total.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Saya harus memutar arah kembali ke Jalan Komisaris Notosumarsono, kalau tidak lewat Jalan Puring atau masuk ke perkampungan belakang Rutan Purbalingga,” ungkapnya, Senin (5/7).

Dikatakan, seharusnya di ujung masuk jalan yang ditutup ditulis pemberitahuan. Kalau tidak sekalian ditutup dengan diberi tulisan peringatan. “Memang ada rambu dan barrier, namun jaraknya cukup jauh ketike melihat penutupan di ujung Piere Tendean,” tuturnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Hariyanto, pengguna jalan lainnya mengaku sejak dari arah Jalan Jensoed Timur hanya ada pembatas. Namun masih ada ruang tersisa untuk roda empat dan roda dua. Sehingga banyak yang kecele karena dikira masih bisa menuju arah alun-alun.

“Ternyata di tikungan depan Rutan Purbalingga ditutup total. Sehingga harus balik arah dan menikung ke kiri arah Jalan Pujowiyoto dan tembus Jalan Dipokusumo. Ini membingungkan,” tuturnya.

Dirinya dan pengguna jalan lainnya berharap segera dipasang pemberitahuan jika ditutup ke arah kota/alun-alun. Jadi semua bisa memahami. Karena tidak semua orang paham rambu tanpa tulisan.

Seperti diketahui, penutupan total juga dilakukan Pemkab Purbalingga di fasilitas umum seperti Taman Kota, GOR Goentoer Darjono, taman alun-alun, dan pemberlakukan jam malam yang digabung dengan patroli gabungan setiap malam.

Hal itu dilakukan karena PPKM Darurat sampai dengan tanggal 20 Juli mendatang. Harapannya dengan pembatasan akses itu, akan mengurangi potensi kerumunan massa dan bisa memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Purbalingga. (amr)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Jasad Bocah Tenggelam di Sungai Tajum Ditemukan

Selanjutnya

Nomor 1 di Jateng, Cilacap Tegas Berlakukan PPKM Darurat

TERBARU

Rekor Baru, Penumpang Daop 5 Purwokerto Tembus 36 Ribu per Hari

Rekor Baru, Penumpang Daop 5 Purwokerto Tembus 36 Ribu per Hari

Kamis, 26 Maret 2026

KKN HUTAN KITA

TEMAN MASA KECIL

Kamis, 26 Maret 2026

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Kamis, 26 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Nomor 1 di Jateng, Cilacap Tegas Berlakukan PPKM Darurat

Warga Positif Meningkat, Warga Kembali Giatkan Jogo Tonggo

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com