INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Eksportir Banyumas Keluhkan Naiknya Biaya Peti Kemas

Kamis, 26 Agustus 2021

Banyumas – Pengusaha Banyumas yang mempunyai pangsa pasar ekspor, mengeluhkan naiknya biaya sewa peti kemas yang naik hingga tiga kali lipat. Hal ini terjadi sejak akhir 2020, hingga saat ini.

Direktur PT. Kilau Anugerah Sejati ( KAS) Edi Handoko mengatakan pabriknya berlokasi di Desa Pagaraji Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Memproduksi olahan kayu dengan pasar 100 persen ke China.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Dengan pengiriman setiap minggu, antara 5-6 peti kemas ukuran 40 feet. Namun sejak November 2020, biaya sewa peti kemas terus meningkat. Dari sebelumya US $ 400 per petikemas, saat ini menjadi US$1.300.

Selain itu juga terkadang sering mengalami penundaaan kedatangan kapal yang akan mengangkut dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke China, dengan waktu penundaan hingga satu pekan.

Edi Handoko Kamis (26/8/2021) menjelaskan dengan peningkatan biaya sewa, menyebabkan keuntungan berkurang cukup tajam. Namun demi pekerja yang berjumlah 200 orang, maka dilakukan berbagai upaya agar tidak rugi dan perusahaan ini tetap berjalan.

“ Saat ini kendala kita, biaya pengiriman yang tinggi. Dulu sebelum naik tajam yakni $ 400 per petikemas, saat ini menjadi US$1.300,”kata Edi.

Sementara salah satu pengusaha gula semut ( gula kelapa kristal) asal Pekuncen Banyumas Sobirin mengatakan pasar utama produknya adalah Amerika Utara dan Eropa, namun langkanya peti kemas sehingga terjadi penundaan ekspor. B

ahkan dalam satu bulan pernah menumpuk hingga 30 ton, padahal biasaya dalam satu pekan bisa mengespor gula semut 8 ton.

“ Pertama karena kelangkaan kapal, kedua kenaikan peti kemas. Sehingga barang numpuk, kami bingung bayar ke petani gula mau pakai apa,” terang Sobirin.

Pengusaha Banyumas, meminta agar Pemerintah turun tangan menyediakan peti kemas dan juga kapal kargo. Agar ekspor bisa berjalan normal, dengan harga kembali turun. (RA).

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pohon Beringin Raksasa di Alun-alun Cilacap Dipangkas, Ini Reaksi Warga

Selanjutnya

Perpusdes Kedungwuluh Lor Jadi Jawara se Banyumas

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Pinjam Bendera Berujung Bencana: Bos PT Mahagra Tanggung Utang Pajak Proyek Orang Lain

Pengusaha Banyumas Minta Perlindungan Surya Paloh

Sabtu, 7 Maret 2026

Siswa Pulang Duluan, Mobil MBG Baru Datang di SMPN 2 Sokaraja, Video Keributan Viral

Siswa Pulang Duluan, Mobil MBG Baru Datang di SMPN 2 Sokaraja, Video Keributan Viral

Jumat, 6 Maret 2026

PMI Banyumas Bantu Korban Puting Beliung dan Dua Penderes yang Jatuh di Cilongok

PMI Banyumas Bantu Korban Puting Beliung dan Dua Penderes yang Jatuh di Cilongok

Jumat, 6 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Perpusdes Kedungwuluh Lor Jadi Jawara se Banyumas

91 Warga Binaan di Rutan Banyumas Jalani Vaksinasi Tahap Dua

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com