INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Doyan Impor Beras, Ini Alasan Jokowi

Minggu, 21 Januari 2024

NASIONAL, indiebanyumas.com– Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan Indonesia masih melakukan impor beras. Dia mengatakan impor masih dilakukan karena sulit untuk mencapai swasembada terlebih penduduk Indonesia terus bertambah.

“Kita mengharapkan adalah kita ini ingin tidak impor beras lagi, tapi itu dalam prakteknya sangat sulit karena produksinya gak mencapai, karena setiap tahun penduduk kita bertambah yang harus diberikan makan,” kata Jokowi di acara Pembinaan Petani Jawa Tengah, di Banyumas, dikutip CNBC,  Minggu (21/1/2024)

Jokowi memperkirakan setidaknya ada 4 juta – 4,5 juta bayi yang lahir setiap tahun. Sehingga kebutuhan terhadap pangan seperti beras akan bertambah setiap tahun.

“Semua butuh makan, penduduk kita sudah hampir 280 juta jiwa butuh makan, semua butuh beras, butuh beras semua,” ujar Jokowi.

Meski demikian, Jokowi mengapresiasi produksi jagung Indonesia yang terus meningkat setiap tahun, sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor. Indonesia masih mengimpor jagung 3,7 juta ton di tahun 2015, namun saat ini berkurang menjadi 800 ribu ton.

“Ini saya harus acungkan jempol petani yang tanam jagung, lalu padinya ini harus dikejar agar tidak impor,” ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap produksi beras dari para petani lokal akan terus bertambah. Dia menargetkan provinsi Jawa Timur akan menjadi wilayah kedua terbesar di Indonesia dalam hal produksi beras.

Dia berharap surplus beras bisa menjadi cadangan pangan nasional, bahkan bisa diekspor ke luar negeri. Dia meminta Gubernur, Bupati untuk terus memantau kondisi lapangan terkait distribusi pupuk.

“Kita harus berproduksi kalau berlebih dipakai cadangan strategis bagi pemerintah. kalau negara lain butuh ya gak apa-apa tapi harganya mahal,” kata Jokowi.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

63 Orang Fungsionaris Pengurus PBNU Dinonaktikan Karena Jadi Timses Capres dan Nyaleg

Selanjutnya

Kata Songong Jadi Trending Topic di X Usai Gibran Celingak Celinguk ke Mahfud Md

TERBARU

Kota Hujan, Tiga Kord, dan Sebuah Revolusi: Kisah Grunge dari Seattle dan Para Legendanya

Kota Hujan, Tiga Kord, dan Sebuah Revolusi: Kisah Grunge dari Seattle dan Para Legendanya

Minggu, 5 April 2026

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kreteg Kebumen

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kreteg Kebumen

Minggu, 5 April 2026

Hari Ke-4 Pencarian, Korban Tenggelam di Pantai Setrojenar Masih Belum Ditemukan

Hari Ke-4 Pencarian, Korban Tenggelam di Pantai Setrojenar Masih Belum Ditemukan

Minggu, 5 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Kata Songong Jadi Trending Topic di X Usai Gibran Celingak Celinguk ke Mahfud Md

Yenny Wahid Sebut Gimik Gibran Terkesan Melecehkan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com