INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dieng Culture Festival 2021 Masih Virtual, Tunggu Arahan Satgas Covid-19

Jumat, 10 September 2021

Banjarnegara – Ketua Dieng Culture Festival (DCF) Alif Fauzi menegaskan, rencana penyelenggaraan DCF 2021 masih sama dengan konsep DCF 2019 yakni secara virtual.

“Iya Dieng Culture Festival tahun ini diselenggarakan, tapi virtual kayak tahun kemarin,” ungkapnya ketika dikonfirmasi oleh Kompas.com, Kamis (9/9/2021).

Adapun, sebelumnya beredar kabar bahwa festival tahunan yang mencakup kebudayaan dan musik ini akan diselenggarakan secara langsung bagi masyarakat yang sudah divaksin.

Syarat lain yang harus dipatuhi oleh calon penonton adalah mereka juga perlu dites Covid-19 terlebih dahulu.

Menanggapi hal ini, Alif menuturkan bahwa kedua syarat itu merupakan syarat wisata ke Dieng dan bukan untuk berkunjung ke DCF 2021.

“Sebetulnya (dua syarat di atas untuk kunjungan ke DCF 2021) masih dipikirkan. Kemarin admin Instagram @festivaldieng belum disuruh unggah informasi. Harus koordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk uji coba dulu,” jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, sudah mengizinkan sejumlah tempat wisata di Dataran Tinggi Dieng untuk dibuka kembali mulai Jumat (10/9/2021).

Seluruh wisatawan yang hendak wisata ke kawasan Dieng wajib menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 minimal satu dosis.

Sementara untuk hasil negatif tes Covid-19, hal ini ditujukan pada wisatawan dari luar Banjarnegara sesuai dengan syarat naik transportasi darat, udara, atau laut yang berlaku selama PPKM.

Pengunjung melepaskan lampion dalam acara Dieng Culture Festival 2019 di Dieng, Jawa Tengah, Sabtu (3/8/2019). Ribuan pengunjung baik dari sekitar Jawa Tengah maupun kota-kota besar di Indonesia hadir dalam acara DCF 2019.(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES)

Uji coba untuk 50 orang

Alif menjelaskan, pihaknya baru akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara pekan depan.

Dalam diskusi tersebut, pihaknya akan memaparkan seputar rencana pengadaan uji coba DCF 2021 secara langsung yang dilakukan secara terbatas.

“Uji coba dengan pengunjung hanya 50 orang yang terpilih. Minggu depan baru mau komunikasi, takutnya Satgas Covid-19 keberatan dan tidak boleh,” tuturnya.

Jika pihak-pihak terkait mengizinkan uji coba DCF 2021 secara langsung, pihak Alif hanya mengizinkan 50 orang terpilih untuk datang ke Rumah Budaya Dieng.

Saat uji coba berlangsung, mereka akan melihat apakah penonton bisa tertib atau tidak. Selanjutnya, mereka akan mengevaluasi hal tersebut.

“Kalau bisa, dan setelah evaluasi terlihat tidak ada yang terpapar Covid-19 dari 50 orang tersebut, akhir tahun bisa dibuat DCF 2021 secara langsung,” katanya.

Terkait 50 penonton yang terpilih, Alif belum dapat memastikan mekanismenya seperti apa. Namun, ada kemungkinan masyarakat bisa mendaftarkan diri jika pengumuman sudah dirilis.

“Nanti ada pendaftaran, jadi mungkin hanya mereka yang memang ikut paket, atau yang benar-benar peminat DCF yang selalu ikut secara rutin, dan lain-lain,” ucap dia.

Skenario jika DCF 2021 bisa diselenggarakan langsung

Saat ini, DCF 2021 rencananya masih akan digelar secara virtual. Namun, hal ini bisa berubah jika hasil dari uji coba DCF 2021 dengan 50 orang terpilih itu dinyatakan berhasil.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Alif mengungkapkan bahwa pihaknya sudah merencanakan sejumlah aturan dan standar operasional prosedur (SOP) penyelenggaraan festival secara langsung.

“Wisatawan harus ikut paket penuh, mereka datang harus (menginap) di akomodasi yang kita siapkan yang sudah sesuai dengan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) untuk menjaga (kesehatan dan keamanan) semua,” ujarnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Jelang Aksi, Pertigaan HR Boenyamin Kawasan Unsoed Diblokade Kawat Berduri

Selanjutnya

Lampu Hijau Gelar Hajatan dari Bupati Husein, Terapkan Konsep Satu Desa Satu WO

TERBARU

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Senin, 30 Maret 2026

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Ken Setiawan : Dari Rekrutmen Terbaik NII hingga Pejuang Toleransi yang Menemukan Tuhan dalam Keberagaman

Senin, 30 Maret 2026

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026: 28-29 Maret, Masyarakat Diminta Hindari Waktu Padat

Mudik 2026 Tembus 147,55 Juta Orang, Menhub Tutup Posko: Lancar & Terkendali

Senin, 30 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Lampu Hijau Gelar Hajatan dari Bupati Husein, Terapkan Konsep Satu Desa Satu WO

Pandemi Covid, Emak-emak di Banyumas Bikin Batik Ecoprint Beromzet Belasan Juta Rupiah

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com