INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dari Ratusan Perahu Tersisa Satu Bertahan, Begini Cerita Nelayan Lengkong Cilacap Terdampak Abrasi

Sabtu, 16 Oktober 2021

Cilacap – Abrasi yang mengikis tanggul sepanjang Pantai Lengkong di Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap terjadi pada akhir-akhir ini, membuat nelayan setempat memilih pidah lokasi bersandar perahu. Dulu ada ratusan perahu berjajar di Pantai Lengkong, namun kini hanya tinggal satu perahu yang masih bertahan.

Satu perahu yang masih bertahan di Pantai Lengkong hingga saat ini, yakni perahu yang diawaki oleh Rasam, Rasim dan Priyanto. Mereka merupakan warga asli setempat yang tinggal dekat dengan Pantai Lengkong.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Alasan mereka memilih bertahan menyandarkan perahu di Pantai Lengkong yang terancam abrasi itu, dikarenakan mereka mempertahankan hasil tangkapan ikan agar bisa masuk ke TPI Lengkong. Menurutnya, meskipun mereka bersandar di pantai lain, hasil tangkapan tetap dijualnya ke TPI Lengkong.

“Saya rasa sama saja, mendarat disana (Pantai Rawajarit Menganti) juga tangkapan dibawa kesini (TPI Lengkong), jadi biar tidak bolak balik bawa motor, kita memilih bertahan bersandar di Pantai Lengkong,” ujar Rasam usai pulang melaut dengan membawa hasil tangkapan udang.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Rasam mengatakan, bahwa sebelum tanggul tekena abrasi, Pantai Lengkong dipenuhi perahu nelayan yang bersandar. Kini hanya tingal satu perahu yang diawakinya yang masih bertahan, sebab nelayan lain takut akibat dampak abrasi itu.

“Yang penting sabar, ditlateni saja. Kalau ombak ya sama, malah kadang besar yang disana (Rawajarit). Mereka diajak kembali tapi masih belum mau, jadi hanya kita yang bertahan,” ujarnya.

Rasam dan rekan awaknya setiap hari melaut dari Patai Lengkong berangkat pada pukul 06.00 WIB dan pulang sekitar pukul 12.00 WIB, terkadang bisa lebih cepat dan bisa lebih lambat tergantung perolehan hasil tangkapan.

Untuk biaya operasional biasanya dikeluarkan sekitar Rp 100 ribu, sedangkan hasil tangkapan tidak mesti, terkadang mendapat Rp 500 ribu bisa lebih dan bisa kurang. Hasil tersebut kemudian bagi 4 orang termasuk pemilik perahu. Seperti pada musim ini, banyak memperoleh tangkapan udang.

“Harapannya kondisi segera membaik dan tanggul bisa diperbaiki, atau diberi pemecah ombak (break water) sehingga nelayan Lengkong bisa kembali bersandar disini (Pantai Lengkong),” ujarnya.

Seperti diketahui, kondisi TPI Lengkong sepi dan nyaris tutup akibat tidak ada transaksi lelang tangkapan ikan, sebab banyak nelayan setempat yang memilih pindah ke pantai lain dan menjual tangkapannya disana. Padahal sebelumnya, nilai produksi ikan di TPI Lengkong bisa mencapai Rp 5 miliar lebih per tahunnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kasus Perkosaan Bocah Perempuan 7 Tahun Oleh Pria Tak Dikenal Belum Terungkap

Selanjutnya

Adfino Senang Kantor Pinjol Ilegal Dekat Rumahnya Digerebek Polisi: Utang Saya Auto Lunas

TERBARU

AHY Diduga Curi Perhiasan Majikan, Polisi Amankan Barang Bukti

AHY Diduga Curi Perhiasan Majikan, Polisi Amankan Barang Bukti

Minggu, 15 Februari 2026

Save Slamet Luncurkan Peta Interaktif Pantau Kerusakan Hutan

Save Slamet Luncurkan Peta Interaktif Pantau Kerusakan Hutan

Minggu, 15 Februari 2026

Imlek 2026, Penumpuk Kereta Api di Daop 5 Purwokerto Melonjak 52 Persen

Imlek 2026, Penumpuk Kereta Api di Daop 5 Purwokerto Melonjak 52 Persen

Minggu, 15 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Jumat, 13 Februari 2026

Selanjutnya

Adfino Senang Kantor Pinjol Ilegal Dekat Rumahnya Digerebek Polisi: Utang Saya Auto Lunas

Semarakan HUT Ke 76 PMI , PMI Banjarnegara Gelar Lomba Mural dan Poster

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com