INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dari Bangunan Mangkrak ke Sportainment, Asa Baru Kebondalem Purwokerto

Menata Ulang Kompleks Kebondalem, Pemkab Banyumas ‘Tunggu Aba-aba’ dari BPKP

Kompleks Pertokoan Kebondalem Purwokerto di lokasi eks Toko Metro. (istimewa)

Minggu, 18 Januari 2026

FOKUS UTAMA – Bangunan mangkrak eks-Metro di Kompleks Kebondalem, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, yang puluhan tahun terbengkalai, bakal mendapat wajah baru. Aset tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan sportainment, yakni perpaduan fasilitas olahraga dan hiburan.

Rencana revitalisasi itu menyusul penyerahan resmi aset tanah seluas 20.637 meter persegi di Kebondalem dari Kejaksaan Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas pada Maret 2025.

Penyerahan tersebut sekaligus mengakhiri sengketa panjang antara Pemkab Banyumas dan PT Graha Cita Guna (GCG).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Tahun ini aset tersebut akan dikerjasamakan dengan investor. Untuk waktu tender kami belum bisa memastikan, tetapi rencananya pembangunan dimulai tahun ini,” ujar Kepala Bidang Aset Daerah BKAD Banyumas, Adi Prasetyo kepada media.

Kompleks Kebondalem memiliki sejarah panjang sebagai pusat aktivitas perdagangan di Purwokerto. Kawasan ini bermula dari Pasar Sari Mulyo, sebelum kemudian dikembangkan menjadi kompleks pertokoan modern dalam tiga tahap pembangunan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Tahap pertama dilakukan pada 1980 berupa ruko yang menghadap Jalan Jenderal Soeprapto. Tahap kedua pada 1982 berupa ruko menghadap Jalan Gatot Subroto. Sementara tahap ketiga pada 1986 merupakan pembangunan terbesar, mulai dari area Matahari hingga gedung eks-Metro.

“Pada 1986 itu rencananya akan dibangun supermarket sekaligus taman hiburan rakyat (THR). Namun kemudian terjadi sengketa, sehingga pembangunannya terhenti dan menjadi mangkrak,” jelas Adi.

Bangunan seluas 3.783 meter persegi tersebut pun terbengkalai hampir empat dekade. Padahal, kawasan Kebondalem sempat dijuluki sebagai ‘Blok M’-nya Purwokerto sebelum akhirnya mengalami kemunduran.

Investor Mulai Berminat, Tender Segera Disiapkan

Meski nilai investasi dan konsep teknis pengembangan masih dalam tahap kajian, Pemkab Banyumas menyebut sudah ada pihak swasta yang menyatakan minat. Pemerintah daerah akan menempuh mekanisme tender melalui skema kerja sama pemanfaatan aset.

“Proses tender tentu membutuhkan waktu, mulai dari pembentukan tim penilaian hingga pengkajian. Namun sudah ada calon investor yang menyampaikan ketertarikan,” kata Adi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas, Kresnawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan kondisi eksisting bangunan.

“Kami baru melakukan pendataan kondisi fisik. Di lokasi ada sejumlah material seperti besi dan kaca yang sudah tidak layak. Semua sudah kami catat,” ujarnya.

Menurut Kresnawan, hingga saat ini belum ada kebijakan untuk melakukan pembongkaran total gedung. Keputusan akhir akan menunggu arahan Bupati Banyumas serta kesepakatan dengan investor terpilih. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pencarian Korban Hilang di Hutan Pekuncen Dihentikan Setelah Tujuh Hari, Korban Belum Ditemukan

Selanjutnya

Kecelakaan Kendaraan di Purwokerto, Satu Orang Terjepit Berhasil Diselamatkan

TERBARU

Bukan Cuma Ngaji, Santri Kini Wajib Jago Olahraga! Ini Kata Menag

Takbir Idulfitri, dari Tradisi Rasulullah hingga Syiar di Pasar

Sabtu, 21 Maret 2026

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Sabtu, 21 Maret 2026

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Sabtu, 21 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya
Kecelakaan Kendaraan di Purwokerto, Satu Orang Terjepit Berhasil Diselamatkan

Kecelakaan Kendaraan di Purwokerto, Satu Orang Terjepit Berhasil Diselamatkan

Banjir Meluas, KAI Daop 5 Purwokerto Batalkan KA Kamandaka & Purwojaya

Banjir Meluas, KAI Daop 5 Purwokerto Batalkan KA Kamandaka & Purwojaya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com