PURWOKERTO – Selama larangan mudik, PT KAI (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat telah membawa 2.135 orang. Dari jumlah itu, seluruh penumpang turun di Stasiun Purwokerto.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Ayep Hanapi mengatakan, penumpang yang dilayani memiliki kebutuhan mendesak atau non mudik.
“Kemarin masa larangan mudik jumlah pengguna kan memang dikhususkan untuk non mudik. Didapati hanya 2.135 orang penumpang itu di staisun Purwokerto saja dan selama masa larangan mudik,” katanya kepada Suara Banyumas, Selasa (18/5/2021).
Mulai Selasa (18/5/2021) ini, kata dia, KAI Daop 5 Purwokerto menggulirkan kebijakan khusus hingga 24 Mei mendatang. Di antaranya mengoperasikan 10 kereta api (KA) jarak jauh, dua KA aglomerasi, dan satu KA lokal.
Kebijakan Masa Pengetatan Pasca Peniadaan Mudik itu berdampak positif terhadap peningkatan calon penumpang. “Per hari ini 18 Mei saja, sudah terhitung ada 2.030 penumpang dari seluruh Daop 5,” imbuhnya.
Ayep menambahkan, pada fase ini, calon penumpang KA jarak jauh tidak perlu menyertakan surat izin perjalanan. Namun, disiplin protokol kesehatan tetap selalu diutamakan. Selain itu penumpang juga harus melampirkan keterangan bebas Covid-19 seperti negatif RT-PCR atau rapid test antigen atau GeNose C19.
“Di masa pengetatan pasca peniadaan mudik, pemberlakuan syarat surat keterangan khusus bagi calon penumpang KA ditiadakan. Namun taat prokes paling utama. Kebijakan ini mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Aturan Permenhub ini berlaku untuk peniadaan mudik 6-17 Mei 2021, dan pasca peniadaan mudik 18-24 Mei 2021 khususnya menggunakan transportasi umum,” ujar Ayep.
KA Jarak Jauh
Sebelumnya diberitakan, PT KAI (Persero) Daop 5 Purwokerto mengoperasikan 10 KA Jarak Jauh, dua KA Aglomerasi dan satu KA Lokal pasca peniadaan mudik pada 18-24 Mei 2021. KA-KA Jarak Jauh yang akan beroperasi di antaranya KA Purwojaya relasi Cilacap-Gambir, KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Ketapang, KA Sawunggalih Pagi relasi Kutoarjo-Pasar Senen, KA Sawunggalih Malam relasi Kutoarjo-Pasar Senen, KA Kertanegara relasi Purwokerto-Malang, KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo-Jakarta Kota, KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo-Kiaracondong, KA Serayu Pagi relasi Purwokerto-Kiaracondong-Pasar Senen, KA Serayu Sore relasi Purwokerto-Kiaracondong- Pasar Senen, KA Logawa relasi Purwokerto-Jember.
Sedangkan untuk KA Aglomerasi yaitu KA Kamandaka relasi Purwokerto – Semarang Tawang dan KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Solo. Untuk KA Lokal adalah KA Bandara YIA Relasi Kebumen-Yogya. (mg01-2)







