CILACAP – Warga Dusun Sukawera, Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, kesulitan air bersih.
Mengatasi hal itu BPBD Cilacap menggelontorkan bantuan air bersih sebanyak 10 ribu liter, untuk memenuhi kebutuhan warga.
Babinsa Koramil 16 Wanareja Serda Aris Sutiyono menjelaskan, kekeringan dan kesulitan air bersih, akibat dampak musim kemarau.
Kondisi itu ditambah dengan pompa PDAM yang sedang diperbaiki karena rusak.
Adapun wilayah Desa Bantar yang terdampak kekeringan yaitu warga Dusun Sukawera RT 01, RT 02 / RW 03.
Pemerintah desa setempat, kemudian mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD Cilacap.
Menurutnya sebelum bantuan air bersih datang, warga mencari air bersih dengan menggali lubang di bantaran Sungai Cilutung yang mulai mengering.
“Dan untuk mendapatkan air itu tidak mudah, warga harus bekerja keras dengan menempuh jarak tempuh sekitar 2 Km untuk menjangkaunya. Diperkirakan masih ada sumber mata air di sana meskipun minim debitnya dan itupun diatur dengan cara berkelompok per galian, ” tambahnya, saat melakukan pendampingan pengedropan bantuan air bersih dari BPBD Cilacap, Rabu (25/8).
Sementara itu, Staf Koordinator UPT BPBD Majenang dan Wanareja, Basuki Rahmat mengatakan jumlah sumber air di wilayah Desa Bantar tergolong minim, dan sebagian warga saat ini mengandalkan bantuan pengedropan air bersih dari BPBD Kabupaten Cilacap.
“Adapun jumlah sasaran bantuan BPBD sebanyak 77 keluarga atau sekitar 309 jiwa, dengan jadwal dua kali Pengedropan total kapasitas volume 10 ribu liter. Untuk armada mobil Tangki kapasitasnya 5.000 liter.”
“Untuk itu kami bersama petugas BPBD dan Babinsa mengimbau kepada masyarakat Dusun Sukawera agar hemat dan efisien dalam penggunaan air sesuai kebutuhan,” pesan Basuki.(






