BANYUMAS – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, merealisasikan program aspirasinya dengan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada 15 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Banyumas. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Penyaluran bantuan terbagi dalam dua jenis utama, yaitu handsprayer (alat semprot hama) dan pompa air. Total 11 kelompok tani menerima paket handsprayer, sementara 4 kelompok lainnya mendapatkan unit pompa air untuk mengantisipasi kekeringan di musim kemarau.
Ratusan Hektare Lahan Terbantu Handsprayer
Sebanyak 11 kelompok tani memperoleh masing-masing tiga unit handsprayer merek TAC Tasco/G1600X. Berikut daftar penerimanya:
1. Kelompok Fajar Baru – Akum Mustofa, Desa Canduk, Kecamatan Lumbir (Lahan: 27 Ha)
2. Gapoktan Sri Rahayu – Ardi, Desa Karangtalun Lor, Kecamatan Purwojati (Lahan: 85 Ha)
3. Kelompok Sejahtera – Sutrisno, Desa Perembun, Kecamatan Tambak (Lahan: 48 Ha)
4. Kelompok Tani Makmur II – Humbar Wijayanto, Desa Karangjati, Kecamatan Kemranjen (Lahan: 34 Ha)
5. Gapoktan Karya Tani – Soim Muhsoni, Desa Karanggedang, Kecamatan Sumpiuh (Lahan: 92 Ha)
6. Kelompok Subur Widadi – Ruslan, Desa Ketandan, Kecamatan Sumpiuh (Lahan: 37 Ha)
7. Kelompok Muswatani II – Sobari, Desa Purwodadi, Kecamatan Kembaran (Lahan: 46 Ha)
8. Kelompok Margo Raharjo I – Wasirun, Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden (Lahan: 27,8 Ha)
9. Kelompok Sri Waluyo – Suyadi, Desa Kedungwringin, Kecamatan Patikraja (Lahan: 21 Ha)
10. Gapoktan Ngudi Rahajo – Iwan Sarbini, Desa Buniayu, Kecamatan Tambak (Lahan: 87 Ha)
11. Kelompok Tani Mukti I – Mustofa, Desa Kalisogra Wetan, Kecamatan Kalibagor (Lahan: 19,3 Ha)
Antisipasi Kekeringan dengan Pompa Air
Untuk mengatasi potensi krisis air saat kemarau, empat kelompok tani berikut menerima masing-masing satu unit pompa air 3 inci merek LEO/LGP 30:
1. Kelompok Sri Unggul II – Miswanto, Desa Banjarsari Kidul, Kecamatan Sokaraja (Lahan: 32 Ha)
2. Kelompok Sijulang – Kustoro, Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen (Lahan: 44 Ha)
3. Kelompok Sidodadi – Silam, Desa Purwojati, Kecamatan Purwojati (Lahan: 26 Ha)
4. Kelompok Eka Karya I – Sutarmo Sutardjo, Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor (Lahan: 30 Ha)
Dengan adanya bantuan ini, para petani diharapkan dapat meningkatkan frekuensi masa tanam dan efisiensi pengelolaan lahan. Modernisasi alat pertanian dinilai menjadi kunci optimalisasi produksi di tengah tantangan perubahan iklim.
Dukungan alsintan ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendorong percepatan swasembada pangan di wilayah Banyumas dan sekitarnya. (Angga Saputra)









