INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Curah Hujan di Cilacap Masih Rendah Meski Sudah Memasuki Musim Penghujan, BMKG Beri Penjelasan

Jumat, 15 Oktober 2021

Cilacap – Jika pada saat puncak musim kemarau pada awal Agustus lalu wilayah Cilacap cenderung sering diguyur hujan, hal yang sama pun terjadi saat ini. Padahal, seharusnya wilayah Cilacap kini telah memasuki musim penghujan, namun curah hujan yang terjadi cenderung rendah.

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, penyebab dari rendahnya curah hujan di musim penghujan ini, dikarenakan terdapat gangguan cuaca berupa dua siklon tropis dan dua sistem tekanan rendah di belahan bumi utara.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Rata-rata sudah hujan, hanya saja masih rendah dalam satu dasarian pertama Oktober ini. Walaupun ada wilayah yang melebihi 50 milimeter per dasarian, misalnya Gumilir dan Adipala. Namun memang masih ada juga yang hanya 5 milimeter, di Majenang misalnya,” katanya kepada serayunews.com, Jumat (15/10/2021).

Selain itu, lanjutnya, faktor lain seperti awan-awan hujan yang telah tumbuh di belahan bumi selatan termasuk Cilacap, justru tertarik ke belahan bumi utara. Hal itu semakin diperkuat dengan adanya siklon tropis Kompasu di belahan bumi utara, juga mengakibatkan rendahnya curah hujan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Ada beberapa faktor pendukungnya yang berkaitan erat satu sama lain. Padahal seharusnya curah hujan saat ini mulai lebat,” tuturnya.

Di sisi lain, kata dia, konsentrasi hujan pada dasarian pertama Oktober masih terkonsentrasi di wilayah selatan Kabupaten Cilacap atau daerah pesisir. Apalagi kondisi cuaca di wilayah perairan selatan Jawa Tengah, saat ini masih didominasi angin timuran.

“Dengan begitu gelombang tinggi masih berpotensi di perairan Selatan Cilacap. Untuk yang menjalani aktivitas kelautan kami himbau agar lebih waspada,” jelasnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pembahasan Mulus, Bupati dan Pimpinan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS 2022

Selanjutnya

Plh Bupati Banjarnegara: Jangan Percaya Jika Ada Oknum Panitia yang Janjikan Lolos CPNS

TERBARU

Pemprov Jateng Dekatkan Layanan Publik Lewat Program Ngopeni Omah Ngelakoni Sesarengan

Pemprov Jateng Dekatkan Layanan Publik Lewat Program Ngopeni Omah Ngelakoni Sesarengan

Sabtu, 14 Februari 2026

Save Slamet Tolak Ekspansi Perumdam Tirta Perwira ke  Wilayah Banyumas

Save Slamet Tolak Ekspansi Perumdam Tirta Perwira ke Wilayah Banyumas

Sabtu, 14 Februari 2026

Putri Advokat Kondang di Banyumas Gelar Resepsi Bertema Pengadilan, Tamu Serasa Hadiri Sidang

Putri Advokat Kondang di Banyumas Gelar Resepsi Bertema Pengadilan, Tamu Serasa Hadiri Sidang

Sabtu, 14 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Hadiah Jalan Sehat HUT ke-80 RI Tuntas, EO Pastikan Mobil & Umroh Terbayar

Polemik Hadiah Jalan Sehat HUT ke-80 RI Tuntas, EO Pastikan Mobil & Umroh Terbayar

Jumat, 13 Februari 2026

Selanjutnya

Plh Bupati Banjarnegara: Jangan Percaya Jika Ada Oknum Panitia yang Janjikan Lolos CPNS

Mantap! Empat Inovasi Banyumas Masuk Top 40 KIPP Jateng

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com