Banyumas – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menyatakan stok darah di wilayah ini berangsur aman. Kondisi dipengaruhi oleh meredanya kasus Covid-19 sehingga membuat pendonor lebih aktif.
“Selain akibat sudah meredanya Covid-19, di mana para pendonor sudah semakin aktif, dan yang membutuhkan darah cenderung menurun,” kata Plt Kepala UTD PMI Banyumas, dr Gondo Wulandari dalam temu silaturahmi penggerak donor darah di Wilayah Kecamatan Baturraden, Sumbang dan Purwokerto Utara di Balai Desa Kedungmalang, Minggu (20/11).
Sebelumnya stok darah di PMI Banyumas sempat menipis saat kondisi Covid-19 memburuk. Kala itu, PMI menarget kelompok masyarakat pendonor baru, seperti pesantren dan forum relawan.
PMI Banyumas melakukan temu silaturahmi untuk lebih memperkuat kerja sama antara PMI dengan pendonor. Dalam pertemuan ini, mereka juga memberi masukan dan mengevaluasi kegiatan kegiatan yang sudah dilakukan ada kekurangannya dan kelebihan untuk didiskusikan.
Menurut dia, selain meningkatkan perolehan kantong darah kemudian juga untuk mengedukasi masyarakat tentang donor darah dan untuk kesehatan pendonor sendiri.
“Selain itu adalah untuk menjalin kebersamaan dan silatuhami, untuk bergerak bersama untuk sesama,” katanya.
Sementara, Wakil Ketua PMI Kabupaten Banyumas dr Tangguh Budi Prasetyo mengatakan, temu silaturahmi penggerak donor darah sebelum pandemi dilaksanakan dalam satu tempat. Mengingat masih pandemi dilaksanakan secara bertahap di tujuh tempat berbeda.
Menurut Tangguh, temu silaturahmi merupakan langkah untuk mengintensifkan komunikasi antara PMI khususnya UTD dengan penggerak kelompok DDS.
“Melalui Silaturahmi semacam ini, UTD dan antar kelompok DDS akan semakin mudah berkomunikasi sehingga akan terjalin koneksi yang lebih luas. Dengan demikian, harapannya kebutuhan darah bagi seluruh pasien di Banyumas bisa terpenuhi,” kata dr Tangguh.
Sementara, Camat Sumbang Purjito saat memberi sambutan mengatakan bahwa ada sebuah keprihatinan dimana saat ini sudah mulai berkurangnya nilai nilai kemanusiaan dalam kehidupan.
“Maka saya sangat bersyukur ketemu pada tokoh kemanusiaan baik yang tergabung dalam kepengurusan PMI maupun sebagai penggerak donor darah. Karena lewat bapak ibu semua nilai nilai kemanusiaan itu terus terjaga,” kata Purjito.
Meski Covid-19 mereda, namun Pemkab Banyumas tetap meminta agar masyarakat disiplin protokol kesehatan. Dengan begitu, masyarakat akan relatif terhindar dari paparan Covid-19.







