BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten Banyumas terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, pelatihan digital marketing digelar selama tiga hari, 10–12 Februari 2025, di Joglo Indah Purwokerto.
Sebanyak 25 peserta disabilitas mengikuti kegiatan untuk meningkatkan kompetensi, kemandirian, dan daya saing dalam kewirausahaan berbasis digital.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan, transformasi digital membuka peluang usaha tanpa batas ruang dan waktu. “Produk lokal kini bisa menjangkau pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya saat menutup kegiatan, Kamis (12/2/2025).
Sadewo menilai antusiasme peserta menunjukkan potensi besar penyandang disabilitas untuk berkembang. Menurutnya, inilah makna pembangunan inklusif: melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Ia berharap pelatihan ini melahirkan wirausaha tangguh dari kalangan disabilitas.
“Jadikan keterbatasan bukan hambatan, melainkan motivasi untuk maju dan membuktikan kemampuan,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan, pelatihan ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan untuk mempraktikkan dan mengembangkan keterampilan sesuai dinamika pasar. (Yoga Cokro)









