BANYUMAS – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas berhasil menghimpun dana hingga Rp2,5 miliar dalam program Bulan Dana PMI 2025. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Banyumas sekaligus Ketua PMI Banyumas 2021–2026, Sadewo Tri Lastiono, saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Banyumas di Dominic Hotel Purwokerto, Sabtu (9/2/2026).
Dalam sambutannya, Sadewo menyampaikan terima kasih kepada jajaran PMI, relawan, dan mitra atas dedikasi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. “Relawan PMI hadir bukan karena imbalan, tetapi panggilan nurani. Dari donor darah, respons kebencanaan, hingga aksi kemanusiaan lainnya, PMI selalu di garis depan,” ujarnya.
Ia menegaskan keberhasilan Bulan Dana bukan sekadar angka, melainkan bukti kepercayaan publik yang harus dijaga dengan pengelolaan amanah, transparan, dan berdampak nyata. Sadewo juga berharap Muskab berjalan demokratis, melahirkan keputusan terbaik, serta memperkuat peran PMI sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan.
Ketua Bidang PB PMI Jawa Tengah, Bergas C Penanggungan, turut memberi apresiasi atas capaian Banyumas. “Penggalangan dana ini luar biasa, tidak mudah dicapai PMI kabupaten/kota lain. Ini bukti kepercayaan masyarakat Banyumas,” katanya. Ia juga menyoroti keberhasilan UDD PMI Banyumas sebagai pelopor fraksionasi plasma.

Wakil Ketua I PMI Banyumas, Dibyo Yuwono, menjelaskan Muskab digelar untuk mengevaluasi program kerja lima tahun terakhir, menyusun rencana lima tahun ke depan, serta menetapkan kepengurusan periode 2026–2031. Pada kesempatan itu, panitia Bulan Dana PMI juga memberikan penghargaan kepada unit pengumpul dana terbaik.
Selain itu, kegiatan ditandai dengan peluncuran buku “Aku Bangga Jadi Relawan” sebagai refleksi semangat pengabdian relawan PMI. (Redaksi)










