INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Bupati Banyumas berharap TPA BLE ada wahana wisata

Minggu, 1 Agustus 2021

“Pengoperasian TPA BLE akan menyerap tenaga kerja baru sekitar 50 orang.”

Banyumas – Bupati Banyumas Achmad Husein mengharapkan tempat pembuangan akhir sampah berbasis lingkungan dan edukasi (TPA BLE) yang sedang dibangun di Desa Wlahar Wetan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilengkapi dengan wahana wisata.

“Di sini tempatnya bagus. Kita bisa melihat panorama alam yang indah dari atas sini,” katanya saat memantau perkembangan pembangunan TPA BLE di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya berencana membangun gazebo atau tempat duduk yang terbuat dari bambu di luar area TPA BLE agar bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata alam di tempat itu.

Lebih lanjut mengenai pembangunan TPA BLE, Bupati mengaku optimistis jika pembangunannya selesai dapat mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Banyumas.

“Kalau ini (TPA BLE, red.) sudah jadi, Insya Allah persoalan sampah akan selesai,” katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini, produksi sampah di Kabupaten Banyumas mencapai 130 truk per hari.

Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 100 truk telah dikelola sejumlah kelompok swadaya masyarakat (KSM) di hanggar-hanggar pengelolaan sampah terpadu.

“Yang 30 truk nantinya masuk ke sini,” katanya.

Ia mengatakan sampah yang masuk ke TPA BLE akan dipilah antara organik dan anorganik.

Menurut dia, sampah organik akan dimafaatkan untuk budi daya maggot serta dibuat sebagai kompos dan gas organik.

“Sementara untuk sampah anorganik khususnya plastik akan didaur ulang untuk dijadikan pelet plastik, panel, meja, kursi, dan sebagainya, karena di sini akan dilengkapi dengan pabrik plastik,” katanya menjelaskan.

Bupati mengatakan pengoperasian TPA BLE tersebut akan menyerap tenaga kerja baru sekitar 50 orang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas Junaidi mengatakan TPA BLE yang dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektare itu ditargetkan dapat beroperasi sekitar bulan September atau Oktober 2021.

Menurut dia, TPA BLE dilengkapi dengan pabrik pengolahan plastik, budi daya maggot, kolam ikan untuk budi daya lele, kolam renang, dan sebagainya.

“Produk sampah organik bisa dijadikan bubur sampah untuk budi daya maggot yang nantinya digunakan sebagai pakan lele, sedangkan pabrik pengolahan plastik akan mendaur ulang limbah plastik,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan pembangunan TPA BLE tersebut dibiayai APBN dengan anggaran sebesar Rp44 miliar serta dana pendamping dari APBD sebesar Rp6,3 miliar.

Junaidi memastikan TPA BLE tidak akan menghasilkan residu karena sampah dibakar habis dengan prinsip pirolisis, yakni proses dekomposisi suatu bahan pada suhu tinggi yang berlangsung tanpa adanya udara atau dengan udara terbatas.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Bupati Kunjungi Napi Lapas Banjarnegara

Selanjutnya

Wanita Meninggal di Sawangan Sakit Asma

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

TMMD Sengkuyung Desa Sawangan Wetan Rampung, Akses Pertanian Makin Lancar

TMMD Sengkuyung Desa Sawangan Wetan Rampung, Akses Pertanian Makin Lancar

Rabu, 11 Maret 2026

Tim SAR Temukan Jenazah di Perairan Cilacap, Identitas Masih Diselidiki

Tim SAR Temukan Jenazah di Perairan Cilacap, Identitas Masih Diselidiki

Selasa, 10 Maret 2026

Rektor UMP Prof. Jebul Suroso Dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan HIPMI Banyumas

Rektor UMP Prof. Jebul Suroso Dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan HIPMI Banyumas

Selasa, 10 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Selanjutnya

Wanita Meninggal di Sawangan Sakit Asma

Vaksin Gratis AstraZeneca Bagi Warga Banyumas Kembali Dibuka, Pendaftaran Lewat Vaberaya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com