PURWOKERTO – Pembukaan kembali mal di Purwokerto resmi dimulai hari ini Minggu, (22/8/2021).
Terlihat sudah ada pengunjung masuk dan menscan barcode dari aplikasi Peduli Lindungi.
Beberapa pengunjung sibuk mengurus aplikasi Peduli Lindungi ini.
Mulai dari mengunduhnya, mengisi data, hingga akhirnya melakukan scan barcode.
Adapun cara scan barcode di aplikasi PeduliLindungi sebagai berikut:
1. Buka aplikasi PeduliLindungi
2. Lakukan login
3. Klik menu Scan QR Code,
4. Kemudian scan QR Code yang ada di lokasi pintu masuk
5. Tunjukkan hasil QR Code Anda ke petugas mal
Aplikasi tersebut dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store ataupun App Store.
Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan teknis masuk ke dalam mal cukup disiplin.
“Cukup bagus karena benar-benar di cek,” katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Bupati mengatakan kapasitas pengunjung akan diatur.
“Ini kan kapasitas 5.000, nanti diatur yang masuk 1.500.
Apabila sudah 1500 maka tidak boleh masuk, pintu sementara ditutup, menunggu pengunjung yang didalam keluar, sehingga terjaga pengunjung dibawah 1500 orang,” katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Tidak seperti Mal di Jakarta yang mewajibkan pengunjung menunjukan kartu vaksin.
Masuk Mal di Purwokerto tidak mewajibkan.
“Sebaiknya yang sudah vaksin, tapi tidak mutlak, sambil melihat perkembangan apabila kondisi bagus ya akan buka terus, apabila kondisi kembali semakin jelek ya ditutup lagi,” tambahnya.
Mal di Purwokerto dibuka karena memikirkan ada 1.600 pekerja yang harus dirumahkan.
Ditanya terkait pembukaan wisata, ia belum bisa memberikan jawaban pasti.
Karena untuk wisata harus mengikuti aturan pusat.
“Ini mal saja baru ijin lisan ke pak gubernur. Kalau misal nanti ada teguran ya ditutup lagi,” jelasnya.
Kedepan di mal juga akan didirikan stand untuk vaksinasi.
Sementara itu, Kapolresta Banyumas Kombes M Firman L Hakim menambahkan aturan masuk mal dari pantauannya sudah bagus karena mengedepankan protokol kesehatan.






