Siapa bilang semangat muda hanya milik anak muda? Di Banyumas Raya, sekelompok warga yang menyebut diri mereka “Pemuda Stok Lama” justru membuktikan sebaliknya. Mereka mendirikan komunitas PESTOL, wadah silaturahmi bagi siapa saja yang masih memiliki jiwa gaul dan kepedulian terhadap generasi muda.
Komunitas PESTOL resmi dibentuk pada 21 Juli 2025. Berawal dari grup WhatsApp yang hanya berisi 5–6 orang, kini komunitas ini telah memiliki sekitar 289 anggota dari berbagai kalangan.
Semangat, Bukan Usia
Agung Buwono, penggagas komunitas menegaskan bahwa istilah “pemuda stok lama” tidak merujuk pada batasan usia, melainkan semangat hidup dan keinginan untuk tetap bergaul.
“Kami ingin menyatukan orang-orang yang meski usianya tidak muda lagi, tapi masih memiliki semangat muda. Kami rindu masa-masa asyik dan gaul dulu, tapi tetap dalam bingkai persatuan,” ujar Agung Buwono.
Peduli Generasi Muda
Di balik nuansa nostalgia dan kebersamaan, pembentukan PESTOL ternyata didorong oleh kepedulian serius terhadap kondisi generasi muda saat ini. Permasalahan seperti narkoba dan geng motor menjadi perhatian utama para pendiri komunitas.
“Kami tidak hanya sekadar kumpul-kumpul. Ada keprihatinan bersama terhadap adik-adik kita yang terjerumus. Lewat PESTOL, kami ingin menjadi contoh bahwa bergaul itu bisa dilakukan dengan positif dan tetap asyik,” tambah Agung.
Warga Ngapak Bersatu
Komunitas yang beranggotakan warga asli Banyumas Raya ini menempatkan silaturahmi dan persatuan sebagai tujuan utama. Nama “PESTOL” sendiri merupakan singkatan dari “Pemuda Stok Lama” yang diharapkan menjadi pengingat bahwa semangat kebersamaan tak pernah lapuk oleh waktu.
Meski anggotanya didominasi oleh mereka yang bukan lagi remaja, aktivitas PESTOL dinilai cukup aktif. Mereka rutin berbagi, mengadakan pertemuan, dan membangun komunikasi lintas generasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa orang tua tetap bisa gaul, tetap bisa eksis, dan yang terpenting, tetap bisa berguna bagi lingkungan sekitar,” pungkas Agung yang juga merupakan pentolan MMC Guard.
Rayakan 1 Tahun dengan Halal Bihalal dan Santunan Anak Yatim

Memasuki usia satu tahun, Komunitas PESTOL akan menggelar acara halal bihalal, kopi darat (kopdar), serta santunan anak yatim piatu. Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman, Berbagi dalam Kebersamaan.”
Acara direncanakan berlangsung di Patikraja pada 5 April 2026. Seluruh anggota dan simpatisan diundang untuk hadir mempererat tali silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Adapun untuk lokasinya bisa diakses melalui :
https://maps.app.goo.gl/vfduaANS1pPvwCSF6?g_st=aw
“Jangan pernah letih menjadi lelaki keren,” ucap Agung menutup pernyataannya, mewakili semangat komunitas yang terus menyala meski usia tak lagi muda. (Angga Saputra)








