INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Bio Farma Sudah Mendistribusikan 70 Ribu Vial Vaksin AstraZeneca ke 6 Provinsi

Selasa, 23 Maret 2021

PT Bio Farma (Persero) telah mengirimkan vaksin AstraZeneca ke enam provinsi di Indonesia sebagai upaya mempercepat program vaksinasi. “Sabtu lalu, distribusi pertama vaksin ini dilaksanakan untuk Provinsi Jawa Timur sebanyak 45.000 vial, Bali dan NTT masing-masing sebanyak 5.000 vial,” kata Kepala Komunikasi Korporat Bio Farma Iwan Setiawan dalam keterangannya, Senin 22 Maret 2021.

Pada hari Senin, katanya, pengiriman vaksin AstraZeneca juga dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Utara yang masing-masing sebanyak 5.000 vial. Total ada 70.000 vial vaksin AstraZeneca yang telah didistribusikan Bio Farma untuk enam provinsi tersebut. Pertimbangan pemilihan keenam provinsi tersebut salah satunya prioritas vaksinasi untuk sektor pariwisata.

Distribusi ini merupakan hasil kerja sama multilateral antara pemerintah dengan COVAX yang telah tiba di Indonesia pada 8 Maret 2021.

“Target dan rencana pendistribusian vaksin AstraZeneca dalam kemasan multidose wewenang Kementerian Kesehatan. Bio Farma melaksanakan pendistribusian ini mengikuti arahan pemerintah meliputi provinsi tujuan, jumlah vial yang didistribusikan, serta kapan waktu pengirimannya,” kata Iwan Setiawan.

Indonesia telah menerima 1,1 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca pada awal Maret dan telah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa vaksin AstraZeneca boleh digunakan usai MUI melakukan serangkaian kajian serta mendengar berbagai masukan-masukan dari otoritas serta para ahli soal keamanannya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tekanan internasional terhadap para Jenderal Myanmar meningkat

Selanjutnya

Angka Kasus Baru dan Kematian Akibat Covid Menurun, Kadinkes : Masyarakat Jangan Lengah

TERBARU

1.055 Butir Obat Terlarang Disita, Polresta Banyumas Bekuk Pengedar di Wangon

1.055 Butir Obat Terlarang Disita, Polresta Banyumas Bekuk Pengedar di Wangon

Senin, 30 Maret 2026

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Senin, 30 Maret 2026

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Ken Setiawan : Dari Rekrutmen Terbaik NII hingga Pejuang Toleransi yang Menemukan Tuhan dalam Keberagaman

Senin, 30 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Angka Kasus Baru dan Kematian Akibat Covid Menurun, Kadinkes : Masyarakat Jangan Lengah

Pengesahan KLB Moeldoko oleh Kemenkumham Dinilai Karma

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com