Banjarnegara – Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kab Banjarnegara Senin (23/8/2021) kembali menggelar vaksinasi massal lanjutan untuk Santri dan masyarakat, guna mendukung kebijakan Pemerintah dalam upaya mendukung target vaksinasi 3 juta per hari dengan sasaran pelajar atau santri dan masyarakat dengan sistem door to door.
Kepala BIN Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto, saat meninjau pelaksaan vaksinasi tersebut mengatakan, kegiatan vaksinasi lanjutan terhadap santri diselenggarakan di Ponpes Al-Fatah, Kelurahan Parakancanggah.
“Sementara untuk vaksinasi door to door dilaksanakan di 3 lokasi yaitu Desa Gembong Kecamatan Sigaluh, Desa Blambangan Kec. Bawang dan Kel. Sumampir Kec Banjarnegara,”jelasnya.
Vaksinasi lanjutan diselenggarakan 28 hari sejak vaksin pertama diberikan. Vaksin yang diberikan juga jenis yang sama dari vaksin sebelumnya yaitu jenis Sinovac yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Kegiatan vaksinasi lanjutan juga melibatkan Nakes dari Dinkes Provinsi Jateng, Dinkes Kab Banjarnegara, Puskesmas Banjarnegara, Puskesmas Bawang dan Puskesmas Sigaluh,”lanjutnya.
Menurutnya, kegiatan Vaksinasi Massal lanjutan merupakan komitmen BIN dalam percepatan penanggulangan Covid-19 dan membentuk herd immunity untuk Indonesia sehat dan Indonesia hebat, khususnya di kalangan Santri di Kab Banjarnegara.
“Kegiatan vaksinasi juga merupakan bentuk perhatian Badan Intelijen Negara, kepada anak-anak usia 12 hingga 18 tahun, terutama santri yang merupakan generasi penerus dan menjadi tulang punggung bangsa dan negara Republik Indonesia kedepan,”ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, saat meninjau pelaksaan vaskinasi tersebut, sangat mengapresiasi upaya vaksinasi yang dilakukan oleh BIN Jawa Tengah dalam upaya pemberian vaksin massal.
“Harapan saya ke depan Badan Intelijen Negara bisa untuk melanjutkan vaksin-vaksin sampai masyarakat kami semua tuntas bisa mendapatkan vaksin untuk selanjutnya bisa menuju Indonesia sehat,” ungkapnya. (jkw)






