INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Berwisata Hanya Boleh 90 Menit, Obwis di Banjarnegara Mulai Dibuka, Syaratkan Harus Vaksin

Jumat, 10 September 2021

BANJARNEGARA – Vaksin menjadi syarat untuk masuk ke objek wisata. Syarat ini tidak bisa ditolerir. Wisatawan yang belum divaksin tidak diperkenankan masuk.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto mengatakan, objek wisata di Kabupaten Banjarnegara dibuka mulai Jumat (10/9).

Dibukanya kembali objek wisata ini setelah status PPKM Banjarnegara turun menjadi Level 2. Objek wisata yang boleh beroperasi yang memenuhi ketentuan terkait protokol kesehatan.

Namun ada syarat wisatawan harus sudah divaksin. Dia mengatakan, tidak ada toleransi bagi wisatawan yang tidak bisa menunjukkan bukti telah divaksin.

“Yang kami lakukan diskresinya hanya kalau tidak menggunakan aplikasi ya menunjukkan fotocopyan kartu vaksin atau foto di HP. Kemudian kita kroscek dengan KTP yang bersangkutan. Diskresinya hanya itu,” tandasnya, Kamis (9/9).

Agung meminta dengan dibukanya kembali objek wista dibuka, tidak terjadi euforia. Pengelola wajib memastikan protokol kesehatan ketat diterapkan di objek wisata.

Selain persyaratan vaksin, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas normal. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh objek wisata di Kabupaten Banjarnegara.

Dia menjelaskan Candi Arjuna kapasitas normal 800 wisatawan. “25 persennya berarti 200. Kawah Sikidang kapasitas normalnya 2.500 orang dalam satu waktu, 25 persennya berarti 625 orang,” terangnya.

Selain itu, lama kunjungan juga dibatasi 90 menit. “Pembatasan kapasitas 25 persen dalam satu waktu yatu 90 menit. Jadi bukan dalam satu hari,” lanjutnya.(drn)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pandemi Covid, Emak-emak di Banyumas Bikin Batik Ecoprint Beromzet Belasan Juta Rupiah

Selanjutnya

Bupati Kebumen Beri Penghargaan ke Ratusan Relawan COVID

TERBARU

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Senin, 30 Maret 2026

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Ken Setiawan : Dari Rekrutmen Terbaik NII hingga Pejuang Toleransi yang Menemukan Tuhan dalam Keberagaman

Senin, 30 Maret 2026

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026: 28-29 Maret, Masyarakat Diminta Hindari Waktu Padat

Mudik 2026 Tembus 147,55 Juta Orang, Menhub Tutup Posko: Lancar & Terkendali

Senin, 30 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Bupati Kebumen Beri Penghargaan ke Ratusan Relawan COVID

Ironis, Paling Rawan Bencana se-Jateng Tapi Cilacap Tak Punya Sistem Peringatan Dini

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com