INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Belum Tampak Ada Anggota Dewan Yang Ikut Diperiksa

Jumat, 27 Agustus 2021

Banyumas, indiebanyumas.com – Pemeriksaan tahap kedua kasus dugaan penyelewengan proses pengadaan bahan pangan dalam program Bansos Sembako di Banyumas oleh aparat penegak hukum, memanggil seluruh elemen yang terlibat di dalam prose Bansos Sembako di Banyumas. Namun, sejak dimulainya jadwal pemeriksaan dari awal pekan hingga hari ini, Jumat (27/8/2021), tidak tampak anggota wakil rakyat yang mendatangi kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermandes) Banyumas di Jalan Pemuda Purwokerto.

Dalam kasus yang oleh elemen masyarakat dinamai ‘Bansosgate Banyumas’, selain para supplier selaku penyedia bahan pangan Bansos Sembako, aparat penegak hukum juga memeriksa tiga pejabat eselon dari Dinsospermandes. Selain mereka, tiga anggota wakil rakyat dari Komisi 3 DPRD Banyumas juga ikut diperiksa.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Baik keduanya, belum bisa dipastikan apakah dalam pemeriksaan itu dilatarbelakangi adanya persoalan yang membawa mereka ikut terlibat dalam dugaan penyelewengan karena sampai sekarang pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi. Rumor yang berkembang, para pejabat Negara itu dikaitkan dengan dugaan adanya gratifikasi dari supplier kepada wakil rakyat. Adapun para pejabat dikabarkan telah melakukan tindakan di luar kewenangan dalam bentuk melakukan pengkondisian distribusi serta penentuan dalam memilih supplier.

“Untuk undangan kepada anggota dewan memang belum ada, jadi ya tidak ada kehadiran. Kalau soal rumor yang berkembang semua itu belum jelas, rumor yang berkembang memang demikian, tapi saya sebagai kepala dinas saat ini dan menjadi tuan rumah yang ketempatan sebagai tempat untuk pemeriksaan dari tahap pertama dan kedua ini memang belum tahu secara resmi dari pihak berwenang,” kata Kepala Dinsospermandes Banyumas, Ir Widarso MM.

Dalam tahap pertama pemeriksaan yang digelar Mei lalu, dua orang wakil rakyat juga ikut dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Mereka disebut-sebut merupakan anggota Komisi III (Bidang Kesehatan, Pendidikan dan kesejahteraan rakyat). Belakangan, ternyata tidak hanya dua anggota dewan, tetapi ada 4 anggota dewan yang dikabarkan ikut dalam pemeriksaan tersebut. Sayangnya, kepastian soal keterlibatan dalam proses yang diduga terjadi penyelewengan dalam distribusi Bansos Sembako di Banyumas belum disampaikan ke publik. Hanya satu rumor yang selama ini menjadi pergunjingan masyarakat yaitu adanya indikasi kuat telah terjadi gratifikasi yang dilakukan oleh supplier kepada para wakil rakyat tersebut.

Dalam pelaksanaan penyaluran program Bansos Sembako ini, lembaga legislatif memang sebagaiman tugas dan fungsinya ikut serta  dalam menjalankan fungsi pengawasan (controlling). Namun masih belum jelas juga kenapa ada dua anggota wakil rakyat di Komisi III yang memang sesuai bidangnya, juga ikut diperiksa sebagai saksi dalam proses penyelidikan Polda Jateng.

Ketua DPRD Banyumas, dr Budhi Setyawan  menyatakan, adanya pemanggilan kedua anggota DPRD Banyumas dari komisi terkait dalam proses pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik tidak lebih hanya dimintai keterangan sebagai bagian dari lembaga yang selama ini ikut melakuka pengawasan dalam distribusi Bansos Sembako.

“Sebagai lembaga yang salah satu tugas dan fungsinya sebagai pengawas pelaksanaan program pemerintah, maka ketika terjadi adanya aduan kepada pihak aparat hukum, maka wajar saja jika ikut dipanggil,” kata dr Budhy kepada indiebanyumas.id melalui saluran suara lewat fitur pada aplikasi whatsapp saat itu.

Dikatakan dia, sejak Bansos Sembako digulirkan pemerintah melalui Kemensos, DPRD Banyumas seringkali menerima aduan dari masyarakat baik mengenai persoalan kualitas maupun kuantitas barang yang diterima.

“Karena itulah, menindaklanjuti aduan-aduan masyarakat maka sudah seharusnya anggota dewan menindaklanjuti dalam pengawasan distribusinya,” kata Ketua DPC PDIP Perjuangan Banyumas ini.

 

Penulis
Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Sprinter asal Banyumas Raih Perunggu di Nomor 100 Meter Paralimpiade Tokyo 2020

Selanjutnya

Mayat di Depan Rumah Makan Sampang Cilacap Ternyata Dibunuh 4 Pelaku yang Masih Satu Geng

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Bocah Tenggelam di Muara Luk Ulo Ditemukan Meninggal

Bocah Tenggelam di Muara Luk Ulo Ditemukan Meninggal

Minggu, 8 Maret 2026

Ketika Nada Terakhir Berhenti, Resonansi Tak Pernah Padam

Ketika Nada Terakhir Berhenti, Resonansi Tak Pernah Padam

Minggu, 8 Maret 2026

Wujudkan Kenyamanan Peziarah, Ke’BO Kokohkan Tangga Makam dengan Handrail

Wujudkan Kenyamanan Peziarah, Ke’BO Kokohkan Tangga Makam dengan Handrail

Minggu, 8 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Selanjutnya

Mayat di Depan Rumah Makan Sampang Cilacap Ternyata Dibunuh 4 Pelaku yang Masih Satu Geng

Halte Sungai di Tumiyang dan Sokawera Dibangun Tahun Depan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com