PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi menerima dukungan Program Kesling Plus dari UNICEF dan Yayasan Inovasi Pembangunan Hijau (IPEHIJAU). Program ini bertujuan meningkatkan kondisi water, sanitation and hygiene (WASH) yang responsif gender, disabilitas, inklusif, serta berketahanan iklim di Puskesmas.
Apa Itu Kesling Plus?
Kesling Plus merupakan pengembangan program Kesehatan Lingkungan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tidak hanya pembangunan fisik, program ini juga mencakup:
– Pelatihan SDM
– Penilaian risiko
– Kolaborasi lintas sektor
– Penyediaan air bersih, sanitasi, pengelolaan limbah medis
– Instrumen khusus untuk Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
Serah terima program dilakukan pada Selasa (9/12/2025) di Hall Elsotel Hotel Purwokerto, menandai berakhirnya pendampingan sejak Mei 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, dr. Dani Esti Novia, menjelaskan bahwa Kesling Plus menggunakan pendekatan WASH FIT yang mencakup air, sanitasi, kebersihan tangan, pengelolaan limbah, energi, dan manajemen fasilitas.
“Hal ini sejalan dengan visi Bupati-Wakil Bupati Banyumas untuk mewujudkan Banyumas produktif, adil, dan sejahtera,” ujarnya.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan terima kasih kepada UNICEF dan IPEHIJAU atas dukungan peningkatan layanan WASH dan PPI.
“Intervensi ini memperkuat fondasi Puskesmas dalam menyediakan layanan yang layak, ramah semua kalangan, serta mampu menjawab tantangan perubahan iklim,” katanya.
Sadewo menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga kondisi lingkungan fasilitas. Program Kesling Plus, lanjutnya, telah memperkuat 20 Puskesmas terpilih, mulai dari sarana air bersih, sanitasi, hygiene, hingga energi alternatif.
Fokus Inklusivitas
Aspek Gender, Disabilitas, dan Inklusif (GEDSI) menjadi perhatian utama. Bupati menekankan layanan kesehatan harus dapat diakses setara oleh perempuan, penyandang disabilitas, kelompok rentan, dan seluruh masyarakat.
“Pendekatan inklusif inilah yang harus terus kita dorong dalam pembangunan Banyumas,” tegasnya.
Harapan UNICEF
Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa, Tubagus Arie Rukmantara, menuturkan bahwa inisiatif ini memperkuat akses layanan WASH dan PPI yang berketahanan iklim.
“Program ini diharapkan menjadi model percontohan bagi penguatan sistem kesehatan di Indonesia, bahkan dunia,” ungkapnya.
Dengan hadirnya Program Kesling Plus, Banyumas menegaskan komitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan berbasis lingkungan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. (Angga Saputra)









