Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid mengungkap alasan mengapa banyak aktivis tahun 98 banyak turun gunung untuk mendukung pasangan bacapres dan bacawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Menurut Arsjad, aktivis 98 banyak yang merasa sedih terhadap keadaan di Indonesia saat ini. Kepada Arsjad, mereka mengaku ingin tetap memperjuangkan marwah demokrasi agar tidak punah.
“Jadi malahan mereka (aktivis 98) banyak turun, karena apa? Banyak yang merasa terpanggil. Karena apa yang sudah diperjuangkan jangan sampailah punah,” kata Arsjad Rasjid usai menghadiri rapat TPN di Gedung TPN, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Oleh karenanya, ia meminta agar generasi muda kekiniaan untuk mengikuti perjuangan aktivis 98. Menurutnya generasi muda harus bisa merenungkan agar apa yang terjadi pada tahun 1998 itu tidak terjadi kembali.
“Marilah kita bersama-sama menjaga keamanan, menjaga bagaimana kita memastikan yang paling pasti demokrasi kita hidup terus, demokrasi kita ini harus hidup karena itulah Indonesia, itulah nilai bhineka tunggal ika, itu juga nilai gotong royong kita bersama,” ungkapnya.
Ia pun meminta agar perjuangan mengawal demokrasi ini terus dilakukan oleh setiap masyarakat Indonesia. Hal itu untuk memastikan agar proses demokrasi tetap bebas tanpa diintervensi siapapun.
“Dengan ini saya menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk turut menjaga demokrasi. Awasi dan kawal proses Pilpres dan kampanye, awasi dan kawal proses pengambilan suara di TPS,” ungkapnya.
“Jangan takut, jangan takut terhadap tekanan-tekanan yang dihadapi. Kita akan back up dan berjuang bersama, kita berjuang bersama,” tutupnya






