INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Armada di Awal Launching BTS Sebanyak 58 Unit, 16 Halte BTS Dilelang dari Rencana 230 Halte

Senin, 13 September 2021

PURWOKERTO – Pemkab Banyumas melalui UPTD Pengelola Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas mulai melakukan lelang terhadap halte transportasi buy the service (BTS). Sementara baru ada 16 halte BTS yang siap dilelang, dari total 230 halte BTS yang rencananya akan dibangun.

“Tidak hanya untuk halte saja yang dilelang, tetapi juga untuk rambu bus stop. Itu (16 halte) alokasinya dari APBD,” ujar Kepala UPTD Pengelola Sarana dan Prasarana Dinhub Kabupaten Banyumas, Taryono.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Dia mengatakan, target kontrak mulai 24 September. Sehingga diharapkan akhir November atau awal Desember tahun ini, BTS bisa launching.

Saat ini masih menunggu anggaran dari pemerintah pusat untuk proses lelang. Masih menunggu untuk proses kontrak dan pengadaan karoseri.

“Sekarang juga persiapan nyusun DED fasilitas pendukung faspin untuk halte BTS,” katanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Taryono mengharapkan, tahun depan ada alokasi anggaran dari APBN untuk pembangunan halte BTS lebih besar. Seperti halte integrasi yang menghubungkan antar jalur satu dengan lainnya.

“Salah satunya di Pasar Pon, karena lokasinya pas dari barat dan bisa mengarah ke utara,” imbuhnya.

Taryono pun menuturkan, untuk armada yang disediakan di awal launching BTS, sebanyak 58 unit, dengan kapasitas 30 orang. Jumlah tersebut berkurang dari rencana sebelumnya, sebanyak 62 unit.

“Hanya ada bus medium tanpa elf,” tuturnya.

Dan setelah ada survey dari pemerintah pusat untuk jalan yang dilewati armada BTS, ada perubahan armada yang digunakan. Di mana ada rute yang melewati jalan sempit di perkotaan Purwokerto. Dikhawatirkan bus medium sulit melewatinya, karena akan mengganggu lalu lintas.

“Dari survey geometri ternyata pas, bisa dilewati bus medium,” pungkas Taryono. (ely)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Wisata Dieng Dibuka, Wisatawan Harus Tunjukan Pedulilindungi

Selanjutnya

Misbah Zaeni Dahlan Pimpin MUI Purwokerto Selatan

TERBARU

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Rabu, 4 Februari 2026

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Rabu, 4 Februari 2026

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Rabu, 4 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Misbah Zaeni Dahlan Pimpin MUI Purwokerto Selatan

Terminal Bulupitu Mulai Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com