INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Animo warga untuk Divaksin Masih Tinggi, Pemkab Banjarnegara Minta Tambahan Dosis ke Pemerintah Pusat

Jumat, 30 Juli 2021

Banjarnegara – Animo masyarakat di Banjarnegara untuk melakukan vaksinasi diklaim terus meningkat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Dinas Kesehatan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menambah dosis vaksin.

Tingginya animo masyarakat ini dapat terlihat setiap kali Banjarnegara mendapatkan kuota vaksin dosis pertama selalu banyak peminat. Untuk itu Dinas Kesehatan melakukan vaksinasi dengan tidak terpusat.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara dr Latifa Hesti Purwaningtyas mengatakan, hingga saat ini masyarakat Banjarnegara yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama lebih dari 50 persen. Namun permintaan dari masyarakat untuk mendapatkan vaksin ini masih tinggi. Sehingga pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah agar bisa mendapatkan tambahan dosis.

“Pelaksanaan vaksin kita pecah, tidak hanya di Dinas Kesehatan, tetapi juga di Puskesmas dan bahkan kelurahan. Tidak hanya itu, sebelumnya juga dilakukan vaksinasi massal oleh instansi lain seperti TNI, Polres, termasuk BIN yang baru-baru ini melakukan vaksin secara door to door,” katanya.

Menurut dia, selama ini banyak masyarakat yang belum bisa mendapatkan vaksin karena memang distribusi vaksin yang terbatas dari pemerintah pusat. Sehingga tidak semua permintaan masyarakat untuk vaksin terpenuhi.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Setiap kali mendapatkan kuota vaksi, dinas langsung melakukan koordinasi dengan Puskesmas hingga ke bidan desa, tujuannya untuk melakukan pendataan awal masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin. Pendataan awal ini dilakukan karena keterbatasan vaksin.

“Kalau tidak kita data awal, kami khawatir yang datang lebih banyak. Kami khawatir kalau masyarakat sudah datang untuk divaksin, tapi vaksinnya tidak ada, petugas di lapangan akan menjadi sasaran,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kasus Kekerasan Anak Masih Jadi PR di Cilacap

Selanjutnya

Tindak Tegas Penambang Ilegal

TERBARU

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Rabu, 4 Februari 2026

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Rabu, 4 Februari 2026

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Rabu, 4 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Tindak Tegas Penambang Ilegal

BATIK Pastikan Pengurangan Komoditi Sayuran Dilakukan Secara Sistematis

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com