INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Angka Stunting di Kebumen Tinggi

Kamis, 25 November 2021

KEBUMEN – Angka stunting di Kabupaten Kebumen masih tinggi. Meski pemerintah secara nasional telah menetapkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai leading sector untuk menangani stunting di Indonesia. Hal itu belum cukup, masalah stunting sangat diperlukan pemahaman dan peran orang tua.

Pernyataan ini disampaikan Anggota Departemen Kesehatan DPP Partai Nasdem dr Faiz Alaudien Reza Mahardika, pada acara rembug stunting bersama anggota PKK dan Karang Taruna Desa Adikarso Kecamatan Kebumen, Selasa (23/11).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Angka kasus stunting di Kebumen masih cukup tinggi. Untuk mencegah dan mengurangi stunting, kita perlu melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat,” katanya.

Dikatakan, untuk mencegah stunting perlu dilakukan pembekalan dan edukasi kepada masyarakat. Terutama generasi muda mengenai pentingnya menikah dan hamil di usia yang ideal.

Selain itu juga pemahaman pemenuhan asupan gizi pada anak balita, mulai dari kandungan sayur hingga cara penyajian makanan yang benar.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Kita perlu memberikan pembekalan dan edukasi kepada masyarakat mengenai menikah di usia yang ideal, atau tidak di usia dini. Dan juga, hamil di usia ideal,” ujarnya.

Tak hanya itu, Reza menambahkan, penanganan stunting di Kabupaten Kebumen harus menjadi prioritas.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya menjadi fokus pemerintah pusat saja, tetapi harus sampai tingkat desa. Pasalnya, kasus stunting sering terjadi di desa terutama di wilayah kantong kemiskinan.

“Dengan program ini kami harapkan menambah pemahaman masyarakat, terutama ibu-ibu agar bisa mengasuh anak dengan baik. Jadi memberi anak makanan jangan hanya asal kenyang saja, tetapi harus ada gizinya,” pungkasnya. (mam)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Dindik Banyumas: Liburan sekolah sesuai kalender pendidikan

Selanjutnya

Bupati Purbalingga minta kades mendata warga yang belum divaksin

TERBARU

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Konflik Lintas Desa di Banyumas Dimulai, Kesepakatan Damai Dicapai

Mediasi Konflik Lintas Desa di Banyumas Dimulai, Kesepakatan Damai Dicapai

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Senin, 2 Februari 2026

POPULER BULAN INI

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Bupati Purbalingga minta kades mendata warga yang belum divaksin

Ratusan Bangunan Kuno Terancam, MSI Desak Pemkab Banjarnegara Terbitkan Perda Cagar Budaya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com