INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Alokasi Tabung Epliji 3 Kg untuk Cilacap Ditambah hingga 62 Ribu Lebih

Sabtu, 1 Januari 2022

CILACAP – Untuk menunjang ketersediaan stok, alokasi elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Cilacap ditambah hingga 62 ribu tabung lebih.

Sales Branch Manager Pertamina Rayon IV Cilacap-Banyumas, Adeka Sangtraga Hitapriya mengatakan, alokasi reguler elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Cilacap selama bulan Desember 2021 sebanyak 1.495.200 tabung.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Alokasi regular tabung elpiji itu sudah didistribusikan sejak awal bulan secara bertahap dan menyeluruh ke setiap wilayah.

Selanjutnya, pihaknya menambahkan alokasi melalui penambahan fakultatif, guna menunjang ketersediaan stok, terutama pada momentum libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Mengingat, dalam momentum libur Nataru, tingkat kebutuhan konsumen akan elpiji 3 Kg berpotensi meningkat.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Kami mangalokasikan penambahan alokasi fakulatif sebanyak 62.160 tabung,” kata Adeka Sangtraga Hitapriya, belum lama ini

Sementara itu, mengacu pemantauan pihaknya, stok elpiji 3 kilogram di Kabupaten Cilacap relatif mencukupi.

“Alhamdulillah kondusif,” katanya, ditanya mengenai tingkat kebutuhan konsumen akan tabung elpiji 3 Kg saat ini.

Di sisi lain, Koordinator Daerah Elpiji Cilacap, Indria Widya Waskita terus mengimbau kepada masyarakat mampu untuk tidak beralih ke elpiji 3 kilogram.

Mereka diminta untuk tetap menggunakan gas tabung biru ukuran 12 kilogram, atau Bright Gas ukuran 5,5 dan 12 kilogram.

Dia mengatakan, gas tabung biru maupun Bright Gas di Cilacap sudah tersedia di masing-masing wilayah.

“Masyarakat di wilayah pun bisa membelinya dengan mudah,” katanya.

Sekretaris Hiswana Migas Banyumas itu juga menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam proses pendistribusian elpiji di tengah pandemi Covid-19.

“Kru yang melaksanakan proses pendistribusian elpiji juga sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 dan tentunya selalu menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.***

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Selama Tahun 2021, 200 Orang Meninggal Dunia karena Kecelakaan di Banyumas

Selanjutnya

Dua Korban Longsor Pagentan Sempat Sulit Berkomunikasi, Kondisinya Makin Membaik

TERBARU

Langkah Awal Ketua Baru DPRD Banyumas: Hentikan Praktik Rangkap Jabatan

Langkah Awal Ketua Baru DPRD Banyumas: Hentikan Praktik Rangkap Jabatan

Rabu, 4 Februari 2026

KKN HUTAN KITA

RUPIAH TAK BERDAULAT

Rabu, 4 Februari 2026

Rektor Bukan Cuma Urusan Internal Kampus, Masyarakat Punya Hak Suara

Rektor Bukan Cuma Urusan Internal Kampus, Masyarakat Punya Hak Suara

Selasa, 3 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Dua Korban Longsor Pagentan Sempat Sulit Berkomunikasi, Kondisinya Makin Membaik

Pencarian Hari Terakhir, Anak Hilang di Kali Ratu Kebumen Belum Ditemukan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com