INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

PDIP Ungkap Lelang Jabatan ASN di DKI Sepi: Mereka Nggak Happy

Selasa, 11 Mei 2021

Jakarta – Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono meminta Pemprov DKI Jakarta, khususnya Gubernur Anies Baswedan untuk memperhatikan psikologi aparatus sipil negara (ASN) yang tak mendaftar lelang jabatan. Menurut Gembong, ada hal yang perlu digali hingga terjadi peristiwa itu.
“Eselon II, mereka sudah paham alur penempatan ASN. Orang yang begitu paham kenapa tak tertarik? pasti ada sesuatu hal yang hambat psikologi mereka seperti itu,” ujar Gembong saat dihubungi, Senin (10/5/2021).

Bagi Gembong, ASN DKI Jakarta menjadi tak berminat daftar lelang jabatan karena ada masalah di dalam struktur pemerintahan DKI. Disebut Gembong, tim TGUPP Anies Baswedan memiliki otoritas lebih padahal bukan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI Jakarta.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“(Penunjukan pejabat) sangat bermasalah. Karena peran TGUPP sentral dalam konteks ini. Kan ditanyakan juga di rapat Komisi A, sangat sentral, apalagi se-kelas Eselon II, sampai Eselon IV juga sudah masuk,” kata Gembong.

Menurut Gembong, ada hal yang tidak beres dalam lelang jabatan hingga akhirnya banyak yang tidak ikut mendaftar. “Mereka, secara psikologis nggak happy,” ujarnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Sebelumnya, Anies merasa malu lantaran ada instruksi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II tak dijalankan oleh 239 ASN. Anies mengumpulkan anak buahnya yang bermasalah di lapangan Balai Kota.

“kita, saya dan Anda, berseragam, membawa perintah konstitusi di dalam sebuah birokrasi. Ketaatan terhadap perintah menjadi penting dan bila perintah tak bisa dilaksanakan, maka laporkan tak bisa dilaksanakan, bukan diam berharap tak jadi masalah. Ini masalah. Ini masalah Bapak-Ibu. Dan yang dikumpulkan di sini yang bermasalah,” kata Anies, Senin (10/5/2021).

Anies meminta kepada jajarannya agar seluruh instruksi dijalankan dengan baik. Anies sudah meminta Inspektorat DKI membuat daftar nama ASN yang bekerja tanpa memperhatikan instruksi.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Aturan Berubah-ubah, Sosiolog: Masyarakat yang Taat Jadi Nekat Mudik

Selanjutnya

Arahan Tegas Pangdam Jaya Agar Debt Collector Ditumpas

TERBARU

Rekor Baru, Penumpang Daop 5 Purwokerto Tembus 36 Ribu per Hari

Rekor Baru, Penumpang Daop 5 Purwokerto Tembus 36 Ribu per Hari

Kamis, 26 Maret 2026

KKN HUTAN KITA

TEMAN MASA KECIL

Kamis, 26 Maret 2026

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Luapan Bendungan Cisadap, 7.536 KK Terdampak Banjir di Ketanggungan Brebes

Kamis, 26 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Adisatrya Suryo Sulisto Bagikan 300 Paket Sembako untuk Perantau Banyumas-Cilacap di Jabodetabek

Adisatrya Suryo Sulisto Bagikan 300 Paket Sembako untuk Perantau Banyumas-Cilacap di Jabodetabek

Sabtu, 7 Maret 2026

Selanjutnya

Arahan Tegas Pangdam Jaya Agar Debt Collector Ditumpas

Peringatan Serius BMKG Saat Malam Takbiran, Mohon Waspada

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com