SUMPIUH – Ratusan santri pondok pesantren di wilayah Kecamatan Sumpiuh sudah dipulangkan. Ada lebih dari 600 santri telah kembali ke orang tua.
“Banyak santri yang mondok di Sumpiuh berasal dari luar Jawa. Laporan dari ustad, santri baik yang dekat maupun jauh sudah pulang,” kata Camat Sumpiuh Ahmad Suryanto, Rabu (5/5).
Santri kembali ke orang tua menjelang lebaran merupakan program pondok pesantren. Sekaligus masa libur santri.
Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) rutin melakukan pemantauan ke pondok pesantren. Diantaranya penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19.
Guna mengantisipasi terjadinya klaster pondok pesantren. Termasuk ketika santri datang ke pondok mendapatkan penanganan khusus.
“Berdasarkan hasil diskusi antara forkopincam dengan Puskesmas untuk njagani (menjaga, red) semua. Semua santri yang datang di-screening,” terang Ahmad di kantornya.
Santri yang berasal dari luar Jawa dan Jabodetabek wajib membawa surat keterangan sehat. Lebih bagus lagi memiliki surat swab antigen dengan hasil negatif Covid-19.
Pandemi sudah berjalan lebih dari setahun. Pondok pesantren diminta untuk tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan. Mengingat santri tidak hanya berasal dari lokal Banyumas. (fij)





