CILACAP – Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Cilacap menjamin stabilitas dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat. Salah satunya ketersediaan stok beras.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Wasi Ariyadi mengatakan, Pemkab menjamin ketersediaan pangan bahkan untuk lima bulan kedepan.
“Per Maret 2021 total stok beras sebanyak 112.289 ton. Sedangkan stok beras di Gudang Bulog Cilacap per 26 April 2021 sebanyak 12.012 ton. Untuk beras ini surplus, dari kebutuhan masyarakat 143.241 ton sementara ketersediaannya mencapai 419.262 ton,” kata dia.
Wasi mengatakan, kebutuhan pangan lainnya juga surplus hingga bulan Desember 2021. Diantaranya, telur tersedia 11.164 ton dari kebutuhan 10.621 ton, gula pasir tersedia 10.801 ton dari kebutuhan 10.326 ton dan minyak goreng tersedia 13.498 ton dari kebutuhan 12.834 ton.
Dia menjelaskan, untuk mencegah terjadinya kekhawatiran terhadap penimbunan harga serta permainan harga tingkat pedagang ini, pihaknya juga telah intens memantauan ketersediaan sembako di Kabupaten Cilacap.
Bahkan, jika nantinya ada kelangkaan kebutuhan pokok di Kabupaten Cilacap akan melakukan peninjauan dan evaluasi di gudang-gudang penyimpanan.
“Kami harap masyarakat juga tidak panic buying. Bijak dan sewajarnya saja saat belanja,” katanya. (ray)






