INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Ditemukan Produk Kedaluwarsa dan Berjamur, Hasil Sidak di Beberapa Toko Swalayan

Rabu, 5 Mei 2021

PURBALINGGA – Inspeksi mendadak (Sidak) barang dalam kemasan tertutup (BDKT) dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purbalingga ke beberapa toko, Selasa (4/5). Ditemukan belasan produk kedaluwarsa. Bahkan produk lainnya seperti kue, ada yang sudah berjamur masih terpajang di rak pajangan.

Plt Kepala Dinperindag Johan Arifin melalui Kasi Distribusi Perdagangan Martha Dwi Hudiyati membenarkan sejumlah temuan itu. Mulai dari produk yang rusak kemasan sampai kedaluwarsa.

“Yang kita temukan kita pisahkan dulu. Lalu ada yang beberapa kemasan penyok dan rusak. Ada juga yang izin masih berlaku, namun kemasan rusak,” tuturnya.

Martha mengungkapkan, modus yang diduga dilakukan sales produk saat ramai dengan menyisipkan produk-produk yang hampir kedaluwarsa. Pihaknya meminta semua ditarik dari peredaran.

“Mendekati lebaran, biasanya banyak sales menyisipkan produk hampir habis masanya. Beruntung produk itu masih bisa dikembalikan atau return, jadi bisa ditukar,” tambahnya.

Beberapa produk yang rusak kemasannya seperti biskuit yang kalengnya penyok. Dikhawatirkan makanannya akan terkontaminasi. Karena dimungkinkan keleng sudah berkarat. “Kalau kemasan rusak, maka produk bisa tidak lagi higienis. Jadi kita ambil,” ujarnya.

Pantauan Radarmas, sejumlah temuan terdiri dari berbagai jenis. Mulai roti, toping makanan, dan selai buah. Sedangkan produk makanan ada yang sudah mendekati kedaluwarsa.

Dengan temuan tersebut, petugas tidak melakukan penyitaan. Hanya menarik dari rak pajangan dan menyerahkan ke pemilik toko. Selanjutnya diminta untuk suplier menukar dengan produk yang layak jual.

Sementara itu, tim gabungan menemukan sejumlah makanan yang sudah kedaluwarsa, serta mengandung bahan pengawet dan pewarna berbahaya di wilayah Kecamatan Karangreja. Sejumlah makanan ditemukan saat tim gabungan melakukan sidak di pertokoan kompleks Pasar Kutabawa dan Toko Desa Serang.

Camat Karangreja Bangun Irianto menjelaskan, menjelang lebaran, pihaknya inspeksi kepada pedagang tradisional dan toko modern. Hal itu dilakukan agar konsumen terlindungi dari ulah nakal pedagang atau distributor makanan.

Sasaran tim gabungan, makanan dan minuman kemasan yang telah kedaluwarsa. Makanan dan minuman kemasan berbahan pengawet, pewarna tekstil dan bahan kimia berbahaya lainnya. Serta obat obatan dan jamu yang beredar di masyarakat.

“Hasilnya, kami menemukan beberapa jenis makanan yang sudah kedaluwarsa dan mengandung bahan pengawet,” lanjutnya.

Dikatakan, makanan dan minuman yang kedaluwarsa diamankan dan akan ditarik kembali oleh distributor. Makanan dan minuman yang diduga berbahan pengawet dan pewarna diambil sampel. (amr/tya)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Dilanda Hujan Deras, Tebing Setinggi 50 Meter di Cimanggu Longsor

Selanjutnya

Populasi Penyu di Cilacap Terancam Punah

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Lapor Balik Andika ke Polres Banjarnegara, Advokat: “Klien Saya yang Jadi Korban Penganiayaan”

Lapor Balik Andika ke Polres Banjarnegara, Advokat: “Klien Saya yang Jadi Korban Penganiayaan”

Sabtu, 16 Mei 2026

Purwokerto Half Marathon Digelar Besok, KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Purwokerto Half Marathon Digelar Besok, KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Sabtu, 16 Mei 2026

Charity For Humanity Jadi Panggung Kebersamaan Musisi dan Komunitas Banyumas

Charity For Humanity Jadi Panggung Kebersamaan Musisi dan Komunitas Banyumas

Sabtu, 16 Mei 2026

Selanjutnya

Populasi Penyu di Cilacap Terancam Punah

Pembunuhan Usai Pesta Miras di Ajibarang, Begini Rekonstruksinya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com