INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Cuaca Transisi di Banyumas, 13 Kecamatan Rawan Angin Kencang

Rabu, 28 April 2021

PURWOKERTO – Kabupaten Banyumas saat ini masih memasuki masa transisi. Yang artinya, cuaca esktrem bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Salah satunya berkaitan dengan angin kencang. Dari pendataan BPBD Kabupaten Banyumas, ada 13 kecamatan yang dinilai rawan bencana angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Titik Puji Astuti menjelaskan pada Desember tahun lalu hingga Februari tahun ini cuaca di Banyumas masih cenderung hujan. Lalu masuk bulan Maret mulai agak reda.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Kemudian, bulan April ini adalah angin kencang. Pada April ini angin kencang sampai ke musim kemarau. Ini masa transisi musim,” ujarnya.

Sebanyak 13 kecamatan yang dinilai memiliki kerawanan angin kencang diantaranya Pekuncen, Kedungbanteng, Karanglewas, Baturraden, Sumbang, Kembaran, Purwokerto Utara, Purwokerto Timur, Purwojati, Kalibagor, Somagede, Kemranjen, dan Tambak.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Sebagai bentuk sosialisasi dan kampanye agar masyarakat tetap waspada terhadap bencana yang mengintai, BPBD Kabupaten Banyumas melakukan konvoi, Senin (26/4) kemarin. Hal itu juga sebagai salah satu peringatan Hari Kebencanaan Nasional.

Kendaraan milik pemerintah dari beragam unsur, berkeliling kota. Berdasar laporan BPBD, total mobil lebih
kurang 35 unit. Beberapa kendaraan juga terlihat menyemprotkan disinfektan sepanjang jalan SSA.

“Ini sekaligus mengingatkan betapa pentingnya kesiapsiagaan bencana,” kata dia.

Sebab, total kejadian bencana pada tahun 2020 lalu menjadi yang tertinggi tiga tahun lalu. Jumlahnya 690 kejadian. Sedangkan pada tahun 2021 hingga bulan April ini tercatat ada 160 kejadian. (mhd)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Rusak Rumah dan Tangkap Ayam, Monyet Liar Resahkan Warga di Purbalingga

Selanjutnya

Polsek Ajibarang Gagalkan Penyelundupan Belasan Ribu Petasan ke Kebumen, Begini Ceritanya

TERBARU

Bukan Cuma Ngaji, Santri Kini Wajib Jago Olahraga! Ini Kata Menag

Takbir Idulfitri, dari Tradisi Rasulullah hingga Syiar di Pasar

Sabtu, 21 Maret 2026

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Sabtu, 21 Maret 2026

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Sabtu, 21 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Polsek Ajibarang Gagalkan Penyelundupan Belasan Ribu Petasan ke Kebumen, Begini Ceritanya

TUMPENG DAN KUE ULTAH ITU BUKAN UNTUK TIKUS-TIKUS

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com