![]()
Belenggu harus lepas satu persatu/mencapai kemerdekaan yang sungguh/terbebas dari gebyar yang samar/tak tertipu segala yang palsu/jauh dari ragu yang semu/terus dan terus memupuk rindu/menapaki jalan lurus meski terjal berbatu/sendiri sunyi dan membisu/bernaung di rindang ridhoMu/airmata membasuh pilu/gemetar sujud rindu/pertaubatan syahdu
14 R 1442 H
Bagaimana
Bagaimana jika ini tahun terakhir untuk kita?
Bagaimana jika ini bulan terakhir untuk kita?
Bagaimana jika ini minggu terakhir untuk kita?
Bagaimana jika ini hari terakhir untuk kita?
Bagaimana jika ini jam terakhir untuk kita?
Bagaimana jika ini tulisan dan bacaan terakhir untuk kita?
Coba pikirkan , apa yang harus kita lakukan?
Sedang detik di depan kita penuh rahasia
Rahasia yang tak pernah kita ketahui sepenuhnya.
Sudah banyak manusia berlalu secara tiba-tiba
Tetap saja kita sering berlupa
15R1442
Trisnatun Abuyafi, tinggal di Ajibarang. Guru yang sekarang kerja di SMP N 1 Wangon dan mencoba peduli dengan gerakan literasi sekolah. Tulisannya berupa essay,puisi dan cerpen. Beberapa bukunya telah terbit mandiri dan berkontribusi di banyak antologi lokal maupun nasional







