INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dari Balik Jeruji, 40 Warga Binaan Lapas Purwokerto Tuntaskan Khotmil Qur’an

Dari Balik Jeruji, 40 Warga Binaan Lapas Purwokerto Tuntaskan Khotmil Qur’an

Sebanyak 40 warga binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto mengikuti wisuda Khotmil Qur'an sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan keagamaan.

Jumat, 30 Oktober 2026

PURWOKERTO – Sebanyak 40 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto mengikuti wisuda Khotmil Qur’an setelah menyelesaikan program pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an. Kegiatan yang digelar Jumat (30/10/2026) tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Kegiatan berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Munawar Lapas Purwokerto. Program keagamaan ini diikuti warga binaan yang selama menjalani masa pidana mendapatkan pendampingan pembelajaran agama.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Winarso, mengatakan pembinaan keagamaan merupakan bagian dari tanggung jawab Lapas dalam membentuk kepribadian warga binaan, selain memberikan pembinaan kemandirian.

Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an dilaksanakan secara konsisten sejak warga binaan masih berstatus tahanan hingga menjadi narapidana. Mereka mendapatkan pembinaan kepribadian sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

“Harapannya, melalui pembinaan kepribadian ini mereka bisa bertobat, menyesali perbuatannya, dan tidak mengulangi lagi tindak pidana yang pernah dilakukan. Sehingga nantinya bisa diterima kembali oleh masyarakat,” kata Winarso.

Salah satu capaian dalam program tersebut adalah adanya warga binaan yang berhasil menghafal hingga lima juz Al-Qur’an. Kemampuan itu diperoleh melalui proses belajar selama kurang lebih dua tahun enam bulan.

Winarso berharap pembinaan yang berkelanjutan tersebut dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Program pembinaan tersebut mendapat apresiasi dari anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yanuar Arif Wibowo, yang hadir dalam kegiatan tersebut. Anggota Komisi XIII DPR RI itu menilai pendidikan pesantren dan kegiatan Khotmil Qur’an menjadi sarana positif dalam mempersiapkan warga binaan menjalani proses reintegrasi sosial.

Menurut Yanuar, waktu selama menjalani masa pidana dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif yang membangun kepercayaan diri, keyakinan, serta kesadaran agar tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

“Ini bagian dari proses pembinaan untuk menyiapkan warga binaan agar bisa kembali dan berintegrasi dengan masyarakat. Banyak waktu yang bisa mereka manfaatkan untuk melakukan hal-hal positif,” ujarnya.

Yanuar juga menekankan pentingnya fungsi pengawasan DPR RI terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. Salah satu perhatian yang disampaikan adalah memastikan tidak ada peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan serta menjaga agar Lapas tetap berfungsi sebagai tempat pembinaan.

“Kami ingin menjaga agar Lapas tetap menjadi sarana pembinaan yang baik, memastikan tidak ada narkoba lagi yang masuk ke dalam Lapas, serta memastikan proses pembinaan mampu menyiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Dukungan dari Pok Mas Lipas Jateng

Dukungan terhadap program pembinaan juga disampaikan Ketua Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) Jawa Tengah, H. Djoko Susanto, S.H. Ia menyebut keterlibatan Pokmas Lipas merupakan bentuk sinergi dan dukungan nyata terhadap program pembinaan yang dijalankan Lapas Purwokerto.

Menurut Djoko, kolaborasi antara Lapas dan kelompok masyarakat perlu diwujudkan melalui tindakan konkret, bukan sebatas komitmen atau pernyataan dukungan.

“Wujud daripada integrasi antara Lapas dengan Pokmas Lipas yang ada di Jawa Tengah. Ini bentuk dukungan dan apresiasi kami kepada Lapas Purwokerto. Tidak hanya sekadar ngomong, tetapi benar-benar ada tindakan yang menjadi bagian tidak terpisahkan. Dengan adanya kegiatan ini, membantu menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik,” kata Djoko.

Ia berharap sinergi antara Lapas dan Pokmas Lipas dapat terus dikembangkan untuk mendukung proses pembinaan serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali berperan di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Winarso juga menjelaskan rencana penataan lokasi pengelolaan sampah di lingkungan Lapas Purwokerto. Relokasi direncanakan menyusul adanya dampak polusi udara yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan warga binaan.

Meski demikian, fasilitas pengelolaan sampah tersebut tetap akan dipertahankan untuk membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah. Nantinya, lokasi baru diupayakan tidak bersinggungan langsung dengan blok hunian warga binaan.

Melalui pembinaan keagamaan, dukungan masyarakat, dan penguatan sinergi kelembagaan, Lapas Purwokerto berupaya menyiapkan warga binaan agar tidak hanya menyelesaikan masa pidana, tetapi juga memiliki bekal spiritual, mental, dan sosial untuk memulai kehidupan baru setelah bebas.

Pewarta: Yoga Cokro
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Bupati Sadewo “Sentil” TP PKK dan Ormas Wanita: Jangan Cuma Seremonial, Hadirkan Program Nyata

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Dari Balik Jeruji, 40 Warga Binaan Lapas Purwokerto Tuntaskan Khotmil Qur’an

Dari Balik Jeruji, 40 Warga Binaan Lapas Purwokerto Tuntaskan Khotmil Qur’an

Jumat, 30 Oktober 2026

Bupati Sadewo “Sentil” TP PKK dan Ormas Wanita: Jangan Cuma Seremonial, Hadirkan Program Nyata

Bupati Sadewo “Sentil” TP PKK dan Ormas Wanita: Jangan Cuma Seremonial, Hadirkan Program Nyata

Jumat, 30 Oktober 2026

Usai Dilantik, Maryatin Langsung Tancap Gas Konsolidasi Demokrat Banyumas

Usai Dilantik, Maryatin Langsung Tancap Gas Konsolidasi Demokrat Banyumas

Jumat, 30 Oktober 2026

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com