INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kutowinangun, Stasiun Tua yang Tak Pernah Berhenti Melayani

Kutowinangun, Stasiun Tua yang Tak Pernah Berhenti Melayani

Bangunan Stasiun Kutowinangun yang berdiri sejak 20 Juli 1887, menjadi saksi sejarah perkeretaapian lintas selatan Jawa. (Dok. Humas KAI Daop 5 Purwokerto)

Selasa, 27 Oktober 2026

KUTOWINANGUN — Stasiun Kutowinangun di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, bukan sekadar stasiun kecil di lintas selatan Jawa. Beroperasi sejak 20 Juli 1887, stasiun ini telah melayani masyarakat selama hampir 139 tahun dan kini melayani 17 perjalanan kereta api setiap hari menuju berbagai kota, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Banyuwangi.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan frekuensi perjalanan tersebut memberikan beragam pilihan transportasi bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas pekerjaan, pendidikan, kunjungan keluarga, hingga perjalanan wisata.

“Keberadaan Stasiun Kutowinangun memiliki arti penting dalam mendukung konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah Kebumen dan sekitarnya. Dengan layanan kereta api yang tersedia setiap hari, masyarakat memiliki alternatif transportasi yang aman, nyaman, dan efisien untuk menjangkau berbagai kota,” ujar As’ad dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Jejak Sejarah dan Industri Gula

Stasiun Kutowinangun merupakan bagian dari perkembangan sejarah perkeretaapian di wilayah selatan Jawa. Stasiun ini hadir seiring pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Kutoarjo dengan Kroya dan menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan orang maupun barang.

Pada era tersebut, kawasan sekitar stasiun terhubung dengan aktivitas industri gula. Sejumlah percabangan jalur kereta api pernah dimanfaatkan untuk mengangkut hasil produksi gula dari pabrik-pabrik di sekitarnya. Seiring perubahan sistem transportasi dan perkembangan industri, jalur-jalur tersebut kini tidak lagi beroperasi.

Modernisasi Lewat Jalur Ganda 2019

Perkembangan infrastruktur perkeretaapian turut membawa perubahan bagi Stasiun Kutowinangun. Pengoperasian jalur ganda lintas selatan pada 2019 menjadi tonggak modernisasi yang meningkatkan kapasitas prasarana. Kini, stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan sistem persinyalan elektrik yang mendukung keselamatan dan efisiensi perjalanan.

Penumpang Naik 10 Persen

Dari sisi kinerja, volume penumpang yang berangkat dan datang melalui Stasiun Kutowinangun menunjukkan tren positif. Rata-rata volume penumpang per bulan pada 2025 tercatat 3.958 orang. Hingga September 2026, rata-rata penumpang bulanan mencapai 4.377 orang atau meningkat sekitar 10 persen.

Pertumbuhan itu menjadi indikator kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api. KAI pun terus berupaya mengoptimalkan pelayanan melalui peningkatan kualitas fasilitas stasiun, kemudahan akses informasi perjalanan, serta penguatan budaya keselamatan dalam setiap aktivitas operasional.

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi. Peningkatan kualitas layanan akan terus dilakukan agar perjalanan pelanggan semakin nyaman dan kebutuhan mobilitas masyarakat dapat terlayani dengan baik,” tambah As’ad.

Pintu Masuk Wisata Kebumen

Selain mendukung mobilitas harian, Stasiun Kutowinangun dapat menjadi pilihan akses transportasi bagi masyarakat yang ingin menjelajahi destinasi wisata di sekitarnya. Beberapa di antaranya adalah Jlegi Fun River (JFR), destinasi wisata air yang menawarkan rekreasi di tengah suasana alam, serta Elio Farm yang menawarkan pengalaman memetik melon secara langsung. Alun-alun Kutowinangun juga dapat menjadi pilihan untuk bersantai menikmati suasana pusat aktivitas masyarakat setempat.

Keberadaan destinasi tersebut memberikan potensi bagi pengembangan wisata lokal yang terhubung dengan penggunaan transportasi publik. Pelanggan diimbau merencanakan perjalanan lanjutan dan memastikan ketersediaan transportasi menuju destinasi yang dituju.

“Kami berharap layanan kereta api dapat menjadi bagian dari perjalanan masyarakat untuk mengenal potensi daerah, termasuk destinasi wisata di Kebumen dan sekitarnya. Dengan memanfaatkan transportasi publik, masyarakat dapat merencanakan perjalanan secara lebih praktis sekaligus mendukung perkembangan ekonomi dan pariwisata lokal,” tutup As’ad.

Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Persetubuhan Anak: Tersangka Ditahan, Korban Diduga Mengalami Kekerasan Berulang

Selanjutnya

Aksi Kecil Berdampak Besar, Bupati Banyumas Tanamkan Kebiasaan Cuci Tangan Sejak Dini

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

UIN Saizu–Puspenma Kemenag Teken Kerja Sama, Gelar ToT Moderasi Beragama 2026

UIN Saizu–Puspenma Kemenag Teken Kerja Sama, Gelar ToT Moderasi Beragama 2026

Selasa, 27 Oktober 2026

Aksi Kecil Berdampak Besar, Bupati Banyumas Tanamkan Kebiasaan Cuci Tangan Sejak Dini

Aksi Kecil Berdampak Besar, Bupati Banyumas Tanamkan Kebiasaan Cuci Tangan Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026

Kutowinangun, Stasiun Tua yang Tak Pernah Berhenti Melayani

Kutowinangun, Stasiun Tua yang Tak Pernah Berhenti Melayani

Selasa, 27 Oktober 2026

Selanjutnya
Aksi Kecil Berdampak Besar, Bupati Banyumas Tanamkan Kebiasaan Cuci Tangan Sejak Dini

Aksi Kecil Berdampak Besar, Bupati Banyumas Tanamkan Kebiasaan Cuci Tangan Sejak Dini

UIN Saizu–Puspenma Kemenag Teken Kerja Sama, Gelar ToT Moderasi Beragama 2026

UIN Saizu–Puspenma Kemenag Teken Kerja Sama, Gelar ToT Moderasi Beragama 2026

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com