PURWOKERTO – Partai politik memegang peranan krusial dalam menjaga kestabilan dan arah demokrasi di Indonesia. Guna memperkuat pemahaman tersebut, sebuah diskusi terarah atau Focus Group Discussion (FGD) digelar di Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah. Diskusi ini menyoroti bagaimana parpol bertindak sebagai jembatan aspirasi rakyat sekaligus pilar utama dalam sistem pemilu.
Bertempat di Aula Kecamatan Baturraden, sebanyak 70 peserta dari berbagai elemen masyarakat, utamanya pengurus dan kader PDI Perjuangan Anak Cabang Baturraden, menghadiri FGD tersebut. Kegiatan edukasi politik ini merupakan acara yang rutin digelar oleh Bambang Hariyanto Bachrudin, Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah.
Diskusi interaktif kali ini mengusung tema besar “Peran Partai Politik sebagai Pilar Penting Demokrasi”. Dipandu oleh moderator Zunianto Subekti, acara ini menghadirkan sudut pandang dari sisi pengawas pemilu, akademisi, hingga praktisi politik.
Komisioner Bawaslu Banyumas, Yon Daryono, menekankan bahwa pilihan demokrasi yang diwariskan para pendiri bangsa memberi kesempatan setara bagi setiap warga negara. Sesuai amanat Pasal 22E ayat (3) UUD 1945, partai politik memiliki peran strategis untuk mengusulkan kader-kader terbaiknya guna memperjuangkan platform dan visi demi kesejahteraan rakyat. Partai politik memiliki peran penting dan strategis sebagai pilar demokrasi dalam sistem perwakilan di Indonesia melalui pemilihan umum. Melalui wadah inilah, wakil rakyat diusulkan untuk membawa visi misi partai.
Pandangan senada disampaikan oleh Dosen Ilmu Politik FISIP Unsoed, Andi Ali Said Akbar. Ia menggarisbawahi bahwa konstitusi secara tegas hanya mengakui partai politik sebagai peserta resmi dalam pemilu legislatif. Hal inilah yang menuntut partai politik untuk selalu kokoh menjaga iklim demokrasi.
Sementara itu, Bambang Hariyanto Bachrudin membagikan pengalamannya selama 27 tahun atau 6 periode menjabat sebagai anggota dewan. Menurutnya, karakter kader yang tangguh ditentukan oleh kesetiaannya pada partai. Ia juga menambahkan, kekuatan PDI Perjuangan selama ini terletak pada tiga aspek utama, yakni ideologi, tokoh, serta infrastruktur politik yang solid.
“Salah satu tantangan kita hari ini adalah rendahnya partisipasi politik dari kalangan milenial. Hal ini salah satunya dipicu oleh perilaku sebagian politisi di lapangan. Ini yang harus kita benahi bersama agar kepercayaan publik kembali kuat,” ujarnya.
Melalui diskusi yang rutin dilaksanakan ini, masyarakat diharapkan semakin selektif dan aktif berpartisipasi dalam pemilu guna melahirkan pemimpin serta wakil rakyat yang berintegritas.
Pewarta: Alri Johan
Editor : Angga Saputra






