BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi mencanangkan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Tahun 2026 di Pendopo Sipanji, Rabu (2/9/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menetapkan target pengumpulan dana sebesar Rp2,5 miliar.
Pencanangan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Komandan Kodim 0701/Wijayakusuma Letkol Inf Edward Samosir, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Bulan Dana PMI 2026 sendiri akan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 1 September hingga 30 November 2026, dengan opsi perpanjangan hingga 31 Desember 2026.
Ketua Panitia Bulan Dana PMI 2026, Letkol Inf Edward Samosir, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap pencapaian target tahun ini. Menurutnya, tren pengumpulan dana terus menunjukkan peningkatan dalam tiga hingga empat tahun terakhir, setelah sempat merosot akibat pandemi COVID-19.
“Meskipun tren sempat menurun sekitar lima tahun lalu, kini perolehan kita terus meningkat dari target awal Rp2 miliar. Kami berharap tahun ini target Rp2,5 miliar kembali terlampaui agar manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat,” ujar Edward di hadapan para panitia.
Edward juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan tugas pengumpulan dana. Ia meminta seluruh unit pengumpul untuk bekerja aktif, tertib, dan transparan. “Karena ini agenda kemanusiaan, mari kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sadewo Tri Lastiono menegaskan bahwa Bulan Dana PMI bukan sekadar ajang penggalangan dana, melainkan momentum penting untuk memelihara semangat gotong royong khas masyarakat Banyumas.
“Bulan Dana PMI ini bukan hanya soal berapa besar dana yang berhasil dikumpulkan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita menjaga dan menguatkan semangat gotong royong masyarakat Banyumas yang selama ini dikenal memiliki jiwa kepedulian tinggi,” ujar Sadewo.
Ia pun meminta seluruh panitia untuk mengedepankan prinsip sukarela, transparansi, dan akuntabilitas. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan dana yang terkumpul dapat dioptimalkan untuk berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti penanganan bencana, pelayanan kesehatan, hingga bantuan sosial bagi masyarakat rentan.
Menghadapi tantangan kemanusiaan yang kian beragam ke depan, Sadewo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi. Ia optimistis dengan kerja sama yang solid, target Rp2,5 miliar tidak hanya tercapai, tetapi juga mampu dilampaui.
“Semakin besar dukungan yang kita berikan, semakin besar pula kemampuan kita untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Pewarta: Alri Johan
Editor : Angga Saputra







